GIIAS 2021

Suzuki Indonesia Siap Jorjoran di Tahun 2022, Tiga Segmen Mobil Ini Jadi Sasaran

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 16 Nov 2021 12:57 WIB
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan mobil MPV barunya, yakni All New Suzuki Ertiga Sport FF di GIIAS 2021. Yuk lihat.
Suzuki siap jorjoran di tahun 2022. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Tahun 2021 memang belum berakhir, tapi Suzuki Indonesia sudah bersiap menyambut tahun 2022 dengan nada optimis. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan meluncurkan produk baru tahun depan, untuk segmen yang memiliki pasar gemuk dan sedang bertumbuh di Indonesia.

Seperti diungkapkan Head of Product Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donel, Suzuki akan menyasar segmen-segmen gemuk sebagai acuan peluncuran produk terbarunya. Segmen-segmen itu antara lain SUV, LMPV, dan tentunya segmen kendaraan niaga.

"Secara prinsip, kita tidak akan bisa menjelaskan produk apa yang akan disampaikan di 2022. Tetapi ada dua hal yang paling menentukan langkah Suzuki dalam mengarungi pasar yang ada di Indonesia. Yang pertama adalah besaran market di pasar Indonesia. Kalau kita lihat di tahun 2021, ada tiga segmen pasar terbesar. Pertama adalah SUV, yakni compact, medium, high, yang besaran pasarnya 25% atau naik signifikan dari 2019 yang mungkin hanya sekitar belasan persen," buka Harold di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE, BSD City, Tangerang (15/11/2021).

"Lalu market kedua yang besar menurut catatan kami adalah LMPV. LMPV yang tadinya nomor satu, di puluhan persen di tahun 2019, sekarang di tahun 2021 kurang lebih sekitar 15%. Dan di urutan ketiga itu ada pikap atau komersial, yang terbagi menjadi beberapa varian juga, ada pikap low, ada pikap yang lebih dari 1 ton, lebih dari 2 ton, dan sebagainya itu kontribusinya kurang lebih sekitar 11%. Nah, kita akan mengacu kepada market-market yang besar itu," sambung Harold.

Selain meluncurkan produk-produk baru di segmen yang gemuk, menurut Harold, Suzuki akan tetap mempertahankan jati diri sebagai perusahaan yang membuat produk-produk mobil yang value for money, atau harga beli yang setara dengan nilai atau kualitas yang ditawarkan.

"Lalu yang kedua secara core value dari Suzuki itu sendiri, kita akan selalu menampilkan kendaraan yang value for money. Suzuki sangat terkenal sekali dari tahun ke tahun, kita tidak terlalu over promise (janji berlebihan). Beli harga 100, dapatnya juga 100, istilahnya seperti itu. Value for money-nya selalu kita junjung tinggi kepada konsumen kita, sehingga kita mengharapkan konsumen bisa mendapatkan produk yang terbaik dan terkompetitif," kata Harold.

"Dan terakhir, di tahun 2022, yang pastinya kita akan sangat impresif, kita akan sangat strong, dan kita sangat siap mengarungi pasar tahun depan," ujar Harold.

Harold menambahkan, kata strong berarti mengacu kepada market yang akan disasar. "Bahwa tiga pasar besar, SUV, LMPV, dan pikap, akan kita perkuat di market-market dominan itu. Dan pastinya, kita akan datang dengan PALS (Product Atribute Leadership Strategy). Yang bisa kita pastikan PALS kita di tahun 2022 akan sangat superior dan mudah-mudahan itu bisa membantu market di industri otomotif ini terus tumbuh dan membantu para konsumen untuk bisa menemukan produk-produk yang terbaik buat mereka," tukasnya.

(lua/lth)