Toyota Yaris dan Suzuki Baleno Diuji Tabrak di Latin NCAP, Skornya Jelek

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 02 Nov 2021 10:32 WIB
Uji Tabrak Latin NCAP
Uji tabrak Suzuki Baleno dan Toyota Yaris Latin NCAP Foto: Latin NCAP
Jakarta -

Latin NCAP (New Car Accescment Programme for Latin America and Caribbean) merilis hasil uji keselamatan Toyota Yaris dan Suzuki Baleno. Kedua mobil tersebut mendapatkan skor rendah.

Toyota Yaris yang dipasarkan di Amerika Latin ini model yang sama dengan di India. Mobil berkapasitas 5-penumpang ini diproduksi di Brazil dan Thailand.

Yaris yang dites Latin NCAP juga tak terlalu banyak fitur keamanan. Mobil tersebut hanya dilengkapi dengan dual airbag dan Electronic Stability Control (ESC). Yaris untuk pasar Amerika Latin tidak menawarkan airbag pelindung badan samping dan kepala samping sebagai standar.

Hasil tes menunjukkan perlindungan keselamatan mendapat 41,43 persen, perlindungan anak 63,85 persen, dan 61,63 persen untuk perlindungan pendestrian. Sementara 41,86 persen untuk bantuan keselamatan.

Pada uji tabrak depan, Yaris menunjukkan struktur dan area kaki yang tidak stabil. Saat pengujian side impact, pintu terbuka, sabuk pengaman tidak mendeteksi penumpang.

Uji Tabrak Latin NCAPUji Tabrak Latin NCAP Foto: Latin NCAP

Disebutkan mobil Yaris yang dipasarkan di Amerika Latin ini akan gagal dalam tes UN95, sebab memiliki regulasi yang sama. Saat mengalami tabrakan samping, penumpang bisa keluar dari mobil. Hasil ini sudah diuji dalam versi sedan dan hatchback.

Walhasil Toyota Yaris untuk pasar Amerika Latin mendapatkan skor rendah, hanya 1 dari 5 bintang. Yaris diuji dengan frontal impact, side impact, whiplash, pedestrian protection and ESC. Hasil satu bintang itu salah satunya karena perlindungan benturan samping yang buruk.

"Toyota Yaris sangat mengecewakan karena hanya mendapatkan satu bintang, karena mobil ini sangat populer di wilayah kami, dengan penetrasi pasar yang sangat tinggi," ujar Chairman Latin NCAP, Stephan Brodziak dalam keterangan resminya.

Hasil tes kali ini lebih buruk dari uji coba yang pernah dilakukan pada 2019 lalu. Sebelumnya Yaris mendapatkan empat bintang untuk penumpang dewasa dan anak.

"Dalam tes sebelumnya Toyota memiliki catatan kinerja keselamatan yang sangat baik, yang pasti ternoda saat mendesain dengan keamanan rendah dari salah satu kendaraan yang paling mudah diakses untuk konsumen yang dimiliki merek tersebut, karena risiko memiliki kendaraan bintang satu yang beredar di jalanan dari wilayah kami," sambung dia.

Uji Tabrak Latin NCAPUji Tabrak Suzuki Baleno Latin NCAP Foto: Latin NCAP

Sedangkan Suzuki Baleno buatan India dengan dual airbag mendapatkan hasil nol bintang. Latin NCAP menyebut Suzuki Baleno memperoleh hasil 20,03 persen untuk perlindungan penumpang dewasa, 17,06 persen penumpang anak-anak, 64,06 persen memberi perlindungan untuk pejalan kaki, dan 6,98 persen bantuan keselamatan.

Hasil nol bintang dijelaskan oleh perlindungan benturan samping yang buruk, skor whiplash rendah karena kurangnya bukti UN32 untuk uji benturan belakang, kurangnya airbag pelindung kepala samping standar, kurangnya ESC standar dan keputusan Suzuki untuk tidak merekomendasikan Child Restraint Systems (CRS) untuk pengujian.

Baleno ditawarkan 6 airbag dan ESC sebagai standar di Eropa. Sedangkan model di Amerika Latin tidak ditawarkan fitur keselamatan standar seperti side body dan side head airbag (curtain airbag) dan ESC.

"Skor bintang nol Baleno adalah bagian dari kekecewaan yang berkelanjutan, setelah peringkat bintang nol Swift beberapa minggu lalu. Dengan kinerja keselamatan yang buruk khususnya pada perlindungan penumpang dewasa dan anak-anak yang ditawarkan dari Suzuki sebagai standar untuk konsumen Amerika Latin," kata Brodziak.

"NCAP Latin meminta Toyota dan Suzuki untuk secara signifikan meningkatkan peralatan keselamatan standar pada model ini sesegera mungkin dan mengujinya untuk menunjukkan peningkatan," tambahnya.



Simak Video "Ini Daftar Mobil dengan Tingkat Safety Terbaik di Asia Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)