Tesla Hapus Harga dan Spesifikasi Cybertruck di Situsnya, Produksi Molor Lagi?

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Jumat, 22 Okt 2021 20:51 WIB
Tesla Cybertruck.
Tesla Cybertruck kemungkinan besar akan tertunda lagi produksinya (Tesla.com)
Jakarta -

Harga dan spesifikasi Tesla Cybertruck tiba-tiba menghilang dari situs resminya beberapa hari terakhir. Diduga, hal ini dilakukan Tesla lantaran produksi pikap listriknya yang mengalami penundaan dalam beberapa bulan mendatang.

Dikutip dari Carscoops, hilangnya harga dan spesifikasi tersebut terjadi beberapa minggu setelah beredar kabar jika Tesla baru akan menjual secara resmi Cybertruck di akhir tahun 2022. Sementara untuk masuk ke dalam tahap produksinya diprediksi pada 2023 mendatang.

Dalam situs terbarunya, Tesla masih menghadirkan beberapa spesifikasi namun tidak lengkap sebelumnya. Perusahaan masih menampilkan beberapa keunggulan Cybertruck seperti penggunaan bodi baja tahan karat, mampu membawa muatan berat, hingga akselerasi yang kencang.

Paling mencolok adalah hilangnya spesifikasi lengkap hingga harga jualnya. Terdapat tulisan 'order now' di dalam situsnya, namun konsumen yang ingin melakukan pre-order dengan biaya booking US$ 100 (Rp 1,4 juta) sekarang bisa dikembalikan secara utuh jika batal membeli. Muncul juga catatan kaki yang menjelaskan bahwa unit tersedia saat 'produksi secepatnya pada 2022'.

Sebelumnya, Tesla sudah mengungkapkan daftar harga serta spesifikasi dari Cybertruck. Pada situs resminya dijelaskan jika ada tiga varian yang bisa dibeli oleh pelanggan yakni motor tunggal, ganda, dan tiga motor. Soal harganya, pikap listrik ini dijual mulai dari US$ 39.900 - US$ 69.900 (Rp 562 juta - Rp 984 juta).

Hilangnya spesifikasi dan harga jual dari situs resminya diprediksi jika Tesla kembali menunda produksi Cybertruck. Sejak diperkenalkan kepada publik pertama kali pada 2019 lalu, pikap listrik Tesla ini masih belum masuk ke tahap produksi.

Tesla Cybertruck.Tesla Cybertruck. Foto: Tesla.com

Nasib Konsumen di Indonesia yang Sudah Pesan Tesla Cybertruck

Penundaan produksi Tesla Cybertruck tidak berdampak pada konsumen di Amerika Serikat saja, namun sejumlah konsumen di Indonesia yang telah membayar uang muka (down payment) juga harus sabar menunggu unitnya datang.

Dikutip dari CNN Indonesia, importir kendaraan Tesla di Indonesia, Prestige Image Motorcars, mengatakan jika konsumen yang sudah memesan Tesla Cybertruck harus menunggu lebih sabar setidaknya sampai tahun depan.

Presiden Direktur Prestige Motorcars, Rudy Salim, membenarkan jika produksi Cybertruck ditangguhkan. Menurut Rudy, perusahaan juga belum mendapat kepastian lebih lanjut dari Tesla soal kapan mobil diproduksi masal.

"Iya delay dan belum ada tanggal pasti [kapan diproduksi]," kata Rudy.

Meski begitu, Rudy mengklaim para peminat Cybertruck di Tanah Air tidak mempermasalahkan informasi tersebut dan konsumen masih setia menunggu meski ada penundaan.

"Masih setia menunggu," ujarnya.

Rudy menjelaskan konsumen yang memesan Cybertruck di Indonesia mulai dari kalangan artis hingga pejabat tinggi. Pemesan pertama pikap dengan desain unik ini di Indonesia adalah Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Selain Bamsoet, sosok lain yang sudah memesan adalah Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga seorang pengusaha dan menjabat Sekjen IMI, Ahmad Sahroni. Ada juga pemesan dari kalangan artis, namun tidak disebutkan namanya.



Simak Video "Eks Insinyur Tesla: Harga Mobil Listrik Belum Masuk Akal, Harusnya Setara Avanza"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)