Toyota Avanza Baru Naik Kelas, Posisinya Bakal Digantikan Raize?

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 22 Okt 2021 18:45 WIB
First drive Toyota Raize
Toyota Raize bakal gantikan posisi Avanza? Foto: Dok. Toyota-Astra Motor (TAM)
Jakarta -

Generasi terbaru Toyota Avanza diprediksi naik kelas, dengan berbagai ubahan di bagian eksterior dan penambahan fitur modern. Upgrade besar-besaran di Avanza ini tentunya bakal membuat harga mobil ini naik tajam. Dengan begitu, apakah segmen Avanza saat ini bakali digantikan oleh Toyota Raize?

Beberapa minggu terakhir rumor kemunculan Toyota Avanza terbaru semakin kencang. Sinyal ini hadir melalui kemunculan kode mobil baru Toyota yang ada di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Selain itu, beredar pula bocoran foto Toyota Avanza Veloz baru yang desainnya cukup keren.

Berdasarkan tanda-tanda, Avanza generasi terbaru akan naik kelas, dengan perubahan desain menyeluruh, termasuk opsi fitur keselamatan dan keamanan, Toyota Safety Sense (TSS). Selain itu Avanza terbaru kabarnya juga mendapatkan opsi transmisi CVT.

Toyota Avanza Generasi terbaru 2021-2022Toyota Avanza generasi terbaru Foto: doc. Istimewa

Dengan banyaknya ubahan, menurut penuturan salah satu wiraniaga dealer Toyota, berkata bahwa Toyota Avanza baru akan naik banderolnya mencapai Rp 30 jutaan. Karena harga Avanza baru makin mahal, maka posisi Avanza yang ada saat ini diprediksi akan digantikan oleh Toyota Raize.

Ditemui wartawan di kawasan Edutown BSD City, Tangerang Selatan, belum lama ini, Direktur Pemasaran Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, masih irit bicara mengenai berbagai isu mobil baru, termasuk rumor Avanza dan Veloz teranyar.

"No comment. Kalau untuk strategi ke depan, saya nggak bisa ngomong," ujar Anton.

Sekadar informasi, Avanza diluncurkan kali pertama pada 2003 di masa-masa krisis ekonomi. Mobil low MPV ini diluncurkan lantaran harga Toyota Kijang saat itu sudah naik tiga kali lipat, sehingga turun peminatnya. Maka itu Toyota memperkenalkan Avanza supaya konsumen kembali membeli produknya.

"Jadi Avanza didesain untuk mengambil segmen (yang diisi Kijang) itu. Tapi pada saat ini kalau kita katakan bahwa, oh Avanza itu akan misalnya, dalam waktu sekejap harganya akan naik tiga kali lipat, kan nggak gitu juga. Kedua, ekonomi Indonesia kan udah growing juga. Jadi jangan salah, harga mobil naik, ekonomi juga tumbuh. Jadi tetap ya, rasanya Indonesia segmen Rp 200 juta-Rp 300 juta itu masih segmen yang paling gemuk saat ini," ujar Anton.

(lua/din)