Mobil Balap Terbang Pertama di Dunia Airspeeder Mk3 Mulai Uji Coba Balapan

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Rabu, 13 Okt 2021 12:50 WIB
Mobil balap terbang Airspeeder MK3
Mobil balap terbang pertama di dunia Foto: doc. Airspeeder
Jakarta -

Perusahaan Alauda Aeronautics telah meluncurkan mobil balap terbang pertama di dunia bernama Airspeeder Mk3. Meski masih dalam penyempurnaan, perusahaan ini putuskan untuk melakukan uji coba pada dua unit miliknya untuk diadu kecepatannya.

Dikutip dari Motor1, perusahaan asal Australia ini sebelumnya telah melakukan uji coba perdana pada Juni lalu. Demi mendapatkan mobil balap terbang yang optimal, Alauda kemudian kembali melakukan uji coba pada dua unit Airspeeder Mk3 terbang akhir September kemarin di Adelaide, Australia.

Selain melihat kemampuan mobil balap terbang, perusahaan juga mencoba memasukkan pilot manusia di dalam kokpit. Pada uji coba sebelumnya, Airspeeder Mk3 masih diterbangkan melalui kontrol jarak jauh menggunakan teknologi augmented reality (AR).

Saat diuji coba, kedua mobil balap terbang ini mampu berakselerasi dengan baik ketika di udara. Airspeeder Mk3 dapat menempuh kecepatan 0-100 km per jam dalam waktu 2,8 detik saja.

Meski punya bobot mencapai 100 kg, mobil balap terbang ini mampu menembus kecepatan hingga 120 km per jam. Airspeeder MK3 mengusung serat karbon yang terdapat pada sejumlah komponen mulai dari bodi mobil, rangka, dan bodi monocoque.

Mobil balap terbang Airspeeder MK3Mobil balap terbang Airspeeder MK3 Foto: doc. Airspeeder

Perusahaan juga terus mengembangkan teknologi LiDAR dan radar collision yang dapat menghindari tabrakan saat terbang dalam kecepatan tinggi. Selain itu terdapat sistem yang menghasilkan medan gaya di setiap mobil terbang.

Sebagai informasi, mobil balap terbang ini mengusung VTOL (Vertical Take Off and Landing) yang dialiri dengan tenaga listrik. Agar bisa mengudara, terdapat baling-baling yang dipasang pada setiap sudutnya dan menyerupai drone.

Untuk mengganti baterainya pun cukup mudah karena Airspeeder MK3 mengusung sistem slide and lock. Sehingga, saat balapan kru di pit dapat mudah melepas dan memasang baterai dengan cepat dan mobil bisa terbang lagi di udara. Kapasitas baterai Airspeeder Mk3 sendiri sebesar 96 kW.

"Balapan perlu menyediakan tempat dan ruang bagi mobil terbang listrik yang telah lama dijanjikan untuk berkembang," kata Matt Pearson, pendiri Airspeeder.

"Kuncinya adalah menciptakan sistem dan teknologi yang memastikan mereka dapat terbang dalam jarak dekat dengan aman," jelasnya.

Dari hasil uji coba terhadap dua mobil terbang ini, rencananya Airspeeder Mk3 bakal ikut serta dalam ajang balap mobil terbang EXA Series yang akan dimulai pada akhir tahun ini.



Simak Video "Canggih! 2025, Jepang Melegalkan Penggunaan Mobil Terbang untuk Umum"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)