Anjlok Lagi, Krisis Komponen 'Obrak-abrik' Penjualan Honda di RI

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 11 Okt 2021 20:45 WIB
IIMS Hybrid 2021
Ilustrasi mobil Honda Foto: Dok. Dyandra Promosindo
Jakarta -

Kelangkaan pasokan komponen yang terjadi secara global ikut berdampak terhadap produksi Honda di Indonesia terutama di sepanjang bulan Agustus dan September lalu. Krisis komponen ini menyebabkan terganggunya pasokan mobil untuk konsumen.

Gangguan pasokan komponen untuk produksi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir berdampak terhadap produk-produk dengan volume produksi dan permintaan tinggi dari konsumen, seperti Honda Brio, Honda HR-V, dan Honda CR-V.

Walhasil pengiriman retail (dealer ke konsumen) juga mengalami penurunan jika dibanding bulan sebelumnya. Secara total, Honda mencatat penjualan sebanyak 3.362 unit mobil secara retail sepanjang bulan September 2021 lalu.

Sebagai pembanding, Honda Prospect Motor melaporkan pada Agustus 2021 sebanyak 7.341 unit. Angka tersebut lebih kecil dari bulan Juli 2021 yang berhasil mendistribusikan 8.234 unit.

Penjualan tertinggi Honda pada September 2021 masih ditopang Honda Brio Satya sebanyak 1,216 unit dan Honda Brio RS sebanyak 1,659 unit. Honda mengklaim hingga bulan Agustus lalu, kedua model tersebut masih dapat menjaga posisinya sebagai market leader di kelasnya masing-masing.

Selain Honda Brio, model lain yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan Honda adalah Honda HR-V 1.5 L yang terjual sebanyak 1,768 unit, Honda City Hatchback RS sebanyak 912 unit dan New Honda CR-V sebanyak 705 unit.

Selanjutnya Honda HR-V 1.5 L yang terjual sebanyak 690 unit, New Honda CR-V sebanyak 175 unit. Sementara itu, Honda Mobilio terjual sebanyak 127 unit, Honda BR-V sebanyak 125 unit, HR-V 1.8 L sebanyak 63 unit, New Honda Civic Hatchback RS sebanyak 60 unit dan New Honda Odyssey sebanyak 22 unit. Sementara di segmen sedan, All New Honda Accord terjual sebanyak 12 unit dan Honda Civic sebanyak 6 unit. Honda City dan Honda Civic Type R masing-masing terjual sebanyak 1 unit.

Honda mengatakan masih terjadi kelangkaan krisis komponen, namun volume kapasitas produksi berangsur mulai ditingkatkan --tidak disebutkan berapa detailnya.

"Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada konsumen atas permintaan yang masih tinggi terhadap produk-produk Honda, meskipun saat ini masih terjadi gangguan terhadap pengiriman mobil akibat kelangkaan komponen untuk produksi," ujar usak Billy sebagai Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Senin (11/10/2021).

"Kami juga mohon maaf kepada konsumen yang terpaksa harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan mobil mereka, dan saat ini kami sudah mulai dapat meningkatkan produksi serta mempercepat pengiriman mobil ke dealer-dealer kami di seluruh Indonesia. Kami akan berupaya untuk sesegera mungkin memenuhi permintaan konsumen Honda yang sudah melakukan pemesanan dalam 1 sampai 2 bulan ke depan," sambung Billy.

Secara total, Honda telah membukukan penjualan sebanyak 68.376 unit sejak Januari hingga September 2021, atau naik sebesar 23% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.



Simak Video "Realme Buka Suara soal Kabar Harga Ponsel Naik Imbas Krisis Chip"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)