Avanza-Xenia Generasi Baru Akan Pakai Tiga Silinder? Ini Kata Daihatsu

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Minggu, 10 Okt 2021 11:29 WIB
Daihatsu meluncurkan Xenia 2019
Wujud Xenia generasi terakhir yang diluncurkan oleh Daihatsu pada 2019 silam Foto: Rizki Pratama

Audi mengatakan, saat ini Daihatsu terus meriset mesin apa yang cocok untuk lini model Daihatsu terbaru. Riset yang dilakukan terhadap lini yang akan dijual di Indonesia ini menurut mereka cukup unik. Pasalnya, tipikal pengendara kita tidak sama dengan pengendara di Jepang ataupun Malaysia.

"Nah tugasnya kami di RnD ini meriset dan development mesin yang cocok untuk mobil Indonesia. Mobil Indonesia itu beda sama Jepang, bahkan Malaysia. Indonesia itu banyak tanjakan yang panjang, tipe konsumennya juga beda, bukaan gasnya dan ngeremnya beda. Kita selidiki semuanya, supaya mendapatkan konsumsi bahan bakar, performa yang tidak mengecewakan, dan lain-lain," papar Audi.

Terakhir, rumor kedatangan duo Avanza-Xenia generasi terbaru ini panas ini berkat kemunculan kode NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) mobil baru merek Toyota dan Daihatsu.

Seperti tertuang di dokumen Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 40 Tahun 2021 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2021, ada beberapa kode yang diduga kode baru dari Avanza dan Xenia.

Dalam lampiran tersebut, Daihatsu mendaftarkan kode W100RG untuk tipe mesin 1.300 cc, dan W101RG untuk kapasitas 1.500 cc. Pun demikian dengan Toyota, ada kode baru W100RE (mesin 1.300 cc), dan W101RE (mesin 1.500 cc).

Kedua kode produk baru tersebut tersedia opsi transmisi manual dan CVT. Bahkan tercantum teknologi keselamatan terbaru ASA (Advanced Safety Assist) dan TSS (Toyota Safety Sense) untuk model tertinggi. Kedua fitur itu, sebelumnya sudah ada di Daihatsu Rocky dan Toyota Raize tipe tertinggi.

Senada dengan Daihatsu, Toyota pun enggan berkomentar akan rumor kedatangan Avanza-Xenia generasi terbaru ini. Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy belum mau berkomentar lebih lanjut soal kode mobil baru tersebut. "Saya belum bisa komen mas untuk product baru," singkat Anton, dikonfirmasi detikOto.

Meskipun pihak APM (Agen Pemegang Merek) Daihatsu dan Toyota enggan berkomentar, angin segar datang dari pihak dealer.

Salah seorang wiraniaga dealer Toyota, yang ditemui detikOto beberapa waktu lalu, mengungkapkan bulan peluncuran dan estimasi kenaikan harga Avanza baru.

"Avanza nanti mau naik kelas. Dia nanti harganya bakal naik Rp 30 juta. Nanti bulan 10 (Oktober) infonya berubah bentuk. Kan kalau kemarin tahun 2019 facelift. Kalau sekarang, model baru," kata wiraniaga dealer Toyota, yang enggan disebut namanya itu.


(mhg/din)