Selamat Datang Masa Depan, Mobil Mercy Ini Bisa 'Dikendalikan' Pakai Pikiran

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 23 Sep 2021 17:06 WIB
Mercedes-Benz VISION AVTR
Foto: Mercedes-Benz. Mercedes-Benz VISION AVTR.
Jakarta -

Mercedes-Benz jadi salah satu pabrikan yang rajin membuat mobil konsep masa depan. Beberapa waktu lalu, pabrikan asal Jerman ini telah meluncurkan mobil konsep masa depan, Vision AVTR. Dan baru-baru ini, Mercedes-Benz mulai menguak sedikit demi sedikit fitur-fitur yang ada di mobil ini.

Salah satu fitur terkeren yang ditawarkan adalah kontrol pikiran alias Brain-Computer Interfaces (BCI). Mercedes-Benz memamerkan konsep ini di ajang IAA MOBILITY 2021, di Jerman, yang diselenggarakan tanggal 7-12 September di Munich.

Sebagai informasi, teknologi BCI mengendalikan pikiran sebagai dimensi baru dalam interaksi manusia dengan mobil. Perangkat BCI yang terpasang pada kepala bisa menganalisis gelombang otak yang diukur dan memicu fungsi yang ditentukan. Meski terlihat canggih, fitur kontrol pikiran ini masih terbatas hanya untuk mengoperasikan user interface (UI) mobil saja.

"Mercedes-Benz kembali menciptakan tonggak sejarah lain dalam penggabungan manusia dan mesin melalui penelitian dan pengembangan brain-computer interface di mobil. Teknologi BCI memiliki potensi untuk lebih meningkatkan kenyamanan berkendara di masa depan, misalnya," ungkap Britta Seeger, Member of the Board of Management of Daimler AG and Mercedes-Benz AG, dalam keterangan resminya.

"Mercedes-Benz selalu menginovasi solusi cerdas dan inovatif untuk memberikan pengalaman produk dan layanan terbaik kepada para pelanggan kami. Teknologi BCI bekerja sepenuhnya secara independen dari ucapan dan sentuhan. Ini membuka kemungkinan revolusioner untuk interaksi intuitif dengan kendaraan," sambungnya.

"Dengan pengembangan lebih lanjut dari fitur asisten suara 'Hey Mercedes' kami dan konsep zero-layer MBUX Hyperscreen, kami telah menyederhanakan pengoperasian kendaraan secara radikal," tambah Markus Schäfer, Member of the Board of Management of Daimler AG and Mercedes-Benz AG.

"Teknologi BCI bisa lebih meringankan pengguna, agar bisa fokus pada proses berkendara. VISION AVTR menggarisbawahi keberanian dan semangat perintis brand kami dan merupakan konsep yang tepat untuk menguji dan mengembangkan aplikasi BCI lebih lanjut. Kendaraan konsep ini secara mengesankan menggambarkan masa depan mobilitas di mana manusia, alam, dan teknologi selaras satu sama lain," katanya lagi.

Cara Kerja Teknologi Kontrol Pikiran BCI

Brain-Computer-Interface bekerja dengan proses interaksi biometrik dengan kendaraan yang dilengkapi dengan koneksi langsung ke otak manusia. Di IAA MOBILITY 2021, pendekatan pertama untuk pengendalian pikiran berdasarkan persepsi visual akan ditunjukkan dalam mockup kursi visioner dari VISION AVTR.

Untuk tujuan ini, titik-titik cahaya diproyeksikan ke dasbor digital sepenuhnya. Perangkat BCI dengan konduktor yang dapat dipakai terpasang di bagian belakang kepala pengguna dan merekam aktivitas otak lalu membuat koneksi langsung ke kendaraan setelah kalibrasi kurang lebih satu menit. Otak bereaksi terhadap rangsangan visual di dasbor lalu Perangkat BCI mengukur aktivitas saraf di korteks secara real time.

Teknologi ini menganalisis gelombang otak yang diukur dan mengenali titik cahaya mana yang mengarah pada fokus dan perhatian penuh (attention-sensing interface). Semakin kuat fokusnya, semakin tinggi aktivitas sarafnya. Perangkat kemudian memicu fungsi yang ditargetkan di dalam kendaraan.

Dengan menggunakan beberapa fungsi yang terkait dengan teknologi BCI, pengunjung pameran dapat mengalami bentuk interaksi yang inovatif ini dengan kendaraan secara langsung. Mereka akan merasakan betapa cepatnya otak mereka terhubung dengan kendaraan.

Dengan memfokuskan pada titik cahaya, mereka dapat menggunakan kekuatan pikiran mereka untuk melakukan berbagai fungsi di dunia VISION AVTR digital yang ditampilkan di dasbor: misalnya, menghasilkan angin, menumbuhkan tanaman, atau memilih tempat parkir untuk mengisi daya.

[Gambas:Youtube]



(lua/din)