Wow! India Bikin Mobil Terbang, Siap Melangit Bulan Depan

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 23 Sep 2021 10:20 WIB
Mobil terbang buatan perusahaan India, Vinata Aeromobility
Foto: Dok. Vinata Aeromobility. Mobil terbang buatan perusahaan India, Vinata Aeromobility.
Jakarta -

Mobil terbang buatan India siap diluncurkan bulan Oktober 2021. Mobil terbang yang diproduksi perusahaan rintisan asal Chennai, Vinata Aeromobility itu akan dibekali dengan mesin hybrid, yang menggabungkan mesin listrik dengan mesin konvensional berbahan bakar nabati.

Dikutip dari laman Cartoq, Vinata Aeromobility akan memperkenalkan mobil terbang otonom pertamanya di salah satu pameran bergengsi, Helitech Expo 2021 di ExCel London, Inggris, bulan depan. Peluncuran ini juga akan dihadiri oleh Menteri Penerbangan Sipil India, Jyotiraditya Scindia.

Dalam pernyataannya, Jyotiraditya merasa bangga dengan konsep mobil terbang hybrid pertama yang dibuat start-up asal India tersebut. Mobil terbang tersebut juga dikatakan bisa melaksanakan berbagai tugas.

"Saya merasa senang dengan konsep mobil terbang hybrid pertama di Asia yang dibuat oleh tim Vinata Aeromobility. Mobil terbang ini digunakan untuk mengangkut orang dan kargo, serta untuk menyediakan layanan darurat medis," ujar Jyotiraditya.

Sebagai informasi, mobil terbang Vinata dilengkapi panel instrumen digital dengan kecerdasan buatan (AI). Mobil ini juga dilengkapi pelacak GPS, kanopi jendela panorama, sistem hiburan online, dan masih banyak lagi.

Mobil terbang ini memiliki bobot sekitar 1.100 kg. Mesinnya ditenagai baterai listrik dan mendapat Hybrid Electric VTOL (Vertical Take-Off Landing) atau pesawat lepas landas dan mendarat secara vertikal. Kendaraan ini memiliki sistem quad-rotor koaksial.

Mobil terbang ini diklaim mampu melaju dengan kecepatan 100-120 km/jam. Ia dapat melakukan penerbangan dengan waktu maksimum 60 menit dan ketinggian yang dapat dicapai adalah 3.000 kaki. Karena mobil terbang ini menggunakan mesin hybrid, yang disuplai energi listrik dan bahan bakar nabati, maka waktu penerbangannya bisa lebih lama lagi.

(lua/lth)