Ssst.. Diam-diam Mobil Mungil Honda e Sudah Terdaftar di Indonesia

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 05 Sep 2021 14:37 WIB
Jakarta -

Mobil mungil bertenaga listrik Honda e tak kunjung dipasarkan di Indonesia, padahal beberapa pabrikan mulai serius menggarap pasar battery electric vehicles (BEV). Tapi sebuah paten desain Honda e sudah terdaftar di Indonesia.

Sinyal kehadiran Honda e di Indonesia terlihat dalam paten desain dalam pangkalan data kekayaan intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia. Honda e terdaftar dengan nomor perlindungan A00201901438 uang didaftarkan atas nama pemegang Honda Motor Co, Ltd.

Dugaan Honda e semakin kuat saat pendesainnya atas nama Ken Sahara. Pria tersebut juga diketahui sebagai Senior Exterior Designer dari Honda e.

Tak hanya itu, Honda Motor Co, Ltd juga mendaftarkan beberapa paten desain sepert kisi-kisi, lampu depan, hingga bemper mobil. Perlindungan Honda e tercatat berakhir sampai 10 Mei 2029.

Paten Honda e di IndonesiaPaten Honda e di Indonesia Foto: DJKI Kemenkumham RI

Sekadar informasi, Honda e sudah dijual resmi pada pameran Frankfurt Motor Show 2019. Mobil listrik mungil ini baru dipasarkan di negara Eropa.

Mobil ini juga sekaligus menjadi mobil listrik pertama Honda yang diproduksi dan dijual secara masal. Ukurannya mungil dan compact sejatinya cocok dibawa di wilayah perkotaan, Honda e memiliki dimensi panjang 3.984 mm, lebar 1.752 mm, tinggi 1.512 mm, wheelbase 2.358 mm, dan Ground Clearance 145,2 mm.

Honda e juga dapat melakukan pengisian daya cepat yang mana dapat terisi sampai 80 persen dalam waktu 30 menit saja. Fitur menarik mobil ini adalah tidak adanya kaca spion yang digantikan dengan kamera, audio premium, dan opsi parkir pilot.

Honda memamerkan mobil listrik Honda e di Frankfurt Motor Show, September 2019.Honda memamerkan mobil listrik Honda e di Frankfurt Motor Show, September 2019. Foto: Honda via Newspress

Di dalam kabin mobil kecil ini terdapat sebuah dashboard bergaya minimalis berisikan 5 layar. Layar tersebut terdiri dari tampilan spidometer berukura 8,8 inci, layar sentuh infotainment 12,3 inci, layar perintah suara, dan dua layar lainnya menampilkan proyeksi tangkapan kamera pengganti spion.

Honda e juga dapat melakukan pengisian daya cepat yang mana dapat terisi sampai 80 persen dalam waktu 30 menit saja. Sementara spesifikasi mesinnya, Honda e ini disokong dengan baterai lithium-ion berkapasitas 35,5 kWh. Di atas kertas, mobil mungil ini bisa melaju sejauh 220 kilometer.

Sedangkan untuk melesat dari titik nol hingga 100 km/jam kurang dari 10 detik. Honda e ini paling cepat bisa melesat 90 mph atau sekitar 145 km/jam.

Di Indonesia, geliat mobil listrik BEV mulai terlihat. Ditandai dengan beragam Agen Pemegang Merek (APM) meluncurkan produk andalannya, seperti Hyundai dengan Ioniq dan Kona, Nissan Leaf, dan Lexus UX300e. Tapi Honda Prospect Motor selaku Agen Pemegang Merek Honda di Indonesia belum memberikan tanda-tanda bakal mengenalkan BEV ke Tanah Air.

Di Inggris Honda e sudah dijual dengan harga mulai 28.215 poundsterling atau sekitar Rp 557 jutaan. Well, apakah Honda e juga bakal dipasarkan di Indonesia? menarik untuk ditunggu ya detikers.

(riar/lua)