Ford F-150 Lightning Laris Manis, Pesanan Tembus Hingga 130 Ribu Unit

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Minggu, 05 Sep 2021 07:15 WIB
Ford F-150 Lightning
Foto: Ford. Ford F-150 Lightning.
Jakarta -

Mobil pikap listrik Ford F-150 Lightning semakin laris. Perusahaan mengungkapkan mobil tersebut telah dipesan sebanyak 130.000 unit oleh konsumen sejak diluncurkan.

Dikutip dari Electrek, pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ford Communication Director Amerika Utara, Mike Levine melalui sosial media Twitter. Dalam cuitannya, Mike mengungkapkan jika pikap listrik Ford telah dipesan sebanyak 130 ribu unit.

"Pemesanan Ford F-150 Lightning bertenaga listrik kini telah melampaui angka 130.000 unit," tulis Mike Levine dalam akun Twitternya.

Sejak pertama kali diluncurkan, pikap listrik F-150 Lightning telah mencuri perhatian sejumlah masyarakat. Bahkan sejak hari pertama diresmikan, Ford langsung mendapat pesanan sebanyak 20.000 unit.

Lalu dalam dua hari pasca diluncurkan, F-150 Lightning telah dipesan sebanyak 44.000 unit oleh konsumen. Hal ini juga tidak lepas dari biaya booking-nya yang murah, cukup membayar sebesar US$ 100 atau sekitar Rp 1,4 juta konsumen sudah bisa memesan pikap listrik melalui situs resmi Ford.

Untuk memenuhi permintaan yang tinggi, Ford berencana akan meningkatkan jumlah produksi unit F-150 Lightning di pabrik. Perusahaan telah menyiapkan dana sebesar US$ 850 juta atau sekitar Rp 12 triliun untuk meningkatkan produksi pikap listrik tersebut.

Pada 2024 mendatang, Ford berencana akan memproduksi sebanyak 80.000 unit pikap F-150 Lightning per tahun, dari sebelumnya hanya 40.000 unit per tahun. Tapi semua itu dilakukan secara perlahan, Ford bakal meningkatkan produksinya sekitar 15.000 unit di tahun depan, lalu kembali bertambah menjadi 55.000 unit pada tahun 2023, sebelum menyentuh angka 80.000 unit per tahun sesuai targetnya.

Membahas soal spesifikasi, Ford F-150 Lightning dibekali 2 paket baterai yang dipasang di lantai mobil. Baterai jarak standar (SR) bisa membuat mobil ini melaju hingga 230 mil (370 km), sementara baterai dengan kemampuan jarak jauh (ER) membuat mobil listrik ini melaju hingga 300 mil (482 km).

Mengenai tenaganya, dengan baterai SR mobil pikap ini bisa menghasilkan output tenaga 426 dk (318 kilowatt), sedangkan baterai ER bisa menghasilkan tenaga 563 dk (420 kilowatt). Kemudian untuk torsinya sendiri bisa menghasilkan sekitar 1.051 Nm.

Perusahaan asal Amerika Serikat ini berencana akan meluncurkan pikap listrik tersebut pada pertengahan 2022 mendatang. Dengan begitu, Ford akan terus meningkatkan produksinya di pabrik sehingga bisa memenuhi pesanan dari konsumen.

(lua/riar)