British Petroleum: dari Perusahaan Penjual Minyak Beralih ke Jualan Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 02 Sep 2021 20:35 WIB
Stasiun pengisian minyak BP
Ilustrasi SPBU BP Foto: doc. BP
Jakarta -

Perusahaan minyak BP (British Petroleum) sadar betul perkembangan mobil listrik tidak bisa dibendung. Pertanyaan besar muncul bagi mereka, bagaimana nasib jualan bensin mereka di stasiun pengisian bahan bakar umum? Perusahaan minyak asal Inggris ini pun mengambil langkah besar untuk bisa bertahan, salah satunya dengan tidak hanya jualan bensin melainkan jualan listrik.

Dikutip autocar, Richard Barlett Senior Vice President of Future Mobility and Solutions BP pun mengumumkan BP akan mengembangkan bisnis mereka untuk bisa menyambut era mobil listrik.

Dalam beberapa tahun terakhir BP memang tengah bertransformasi menjadi perusahaan energi yang terintegrasi. Bisnis mereka tak lagi semata pengeboran dan penjualan bahan bakar fosil, melainkan sudah merambah ke bidang biofuels, tenaga angin, dan tenaga matahari.

Yang terbaru mereka akan terjun ke bisnis mobil listrik sebagai penyedia fasilitas pengisian daya. Itu sudah mereka mulai dengan mengakuisisi perusahaan Chargemaster pada 2018.

Artinya BP tidak hanya akan menjual bensin atau bahan bakar, bahkan besar kemungkinan stasiun pengisian listrik mobil listrik bakal hadir jadi satu dengan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).

"Saya bermain di keduanya (bisnis bensin dan listrik). Kebutuhan lingkungan sudah sangat jelas yaitu untuk mengurangi tingkat karbon, saya melihat kebutuhan manusia sehingga sangat memungkinkan lahirnya model bisnis baru," ujar Barlett ketika ditanya fokus yang ingin dia kembangkan di BP.

Barlett juga mengatakan bahwa aturan yang ada kini tidak lagi menguntungkan bisnis minyak atau bahan bakar, sehingga bisa menyebabkan kehilangan keuntungan. Itu yang kemudian terus mendorong BP mengembangkan bisnisnya.

Stasiun pengisian minyak BPBP bakal jualan listrik Foto: doc. BP

"Memang tidak dalam waktu dekat, namun per 2030 kami akan memiliki sistem bisnis baru, dan BP akan menjalani bisnis ini dengan serius," ucap Barlett.

Barlett enggan membocorkan berapa biaya yang dipersiapkan untuk bisa menghadirkan bisnis baru yang menguntungkan BP. Bisnis baru BP akan menjadi masa depan perusahaan minyak asal Inggris tersebut.

"Bisnis kami ini telah berjalan hingga 100 tahun. Kami terus melakukan penyegaran, dan kami akan mengembangkan bisnis kami dengan menciptakan wind power (sistem tenaga angin), solar panel, hidrogen, untuk bisa mendukung mobilitas termasuk hadirnya mobil listrik, peluang ini sangat besar," ujar Barlett saat ditanya peluang bisnis baru yang akan mereka kembangkan.



Simak Video "Wujud 8 Mobil Listrik di Solo untuk Wisata Keliling Kota"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)