AC Ferrari di Masa Depan Bisa Deteksi Suhu Badan, Apa Gunanya?

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 21 Agu 2021 16:33 WIB
Logo Ferrari
Logo Ferrari Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Muncul sebuah paten terbaru dari Ferrari untuk kendaraan roda empatnya. Bukan mengusung soal mesin bertenaga gahar ataupun teknologi canggih yang bisa menunjang performa, melainkan sebuah fitur pada pendingin udara atau AC mobil.

Dikutip cari Carscoops, paten tersebut menampilkan sistem air conditioner atau AC pada mobil Ferrari yang telah mengusung teknologi baru. Sehingga, suhu udara di dalam mobil kini bisa menyesuaikan dengan kondisi penumpang secara otomatis.

Dalam gambar paten yang beredar di salah satu forum penggemar Ferrari, memperlihatkan sebuah kamera termal yang berfungsi untuk membaca suhu tubuh penumpang. Kamera tersebut dipasang di bagian atas kabin agar lebih mudah mendeteksi.

Selain membaca suhu tubuh, kamera tersebut juga terbilang canggih karena dapat mendeteksi penumpang dari berbagai hal. Mulai dari jenis kelamin, bentuk tubuh, dan pakaian penumpang.

Kemudian, data yang diterima dari kamera termal akan dikirim ke dalam software sehingga dapat menentukan sistem kerja AC mobil. Seperti aliran, arah, sirkulasi serta suhu optimal udara yang keluar dari AC atau yang disebut Ferrari sebagai Plurality of Vent Devices.

Paten sistem AC terbaru FerrariPaten sistem AC terbaru Ferrari Foto: Pool (carscoops)

Hadirnya teknologi AC pada mobil Ferrari bukan tanpa alasan. Pabrikan asal Italia ini ingin memberikan sensasi nikmatnya berkendara kepada penumpang dengan hadirnya sistem pendingin atau penghangat terbaik, terlepas dari kondisi cuaca di luar mobil.

Gambar paten tersebut kemudian diaplikasikan pada mobil Ferrari model SUV. Hal ini menunjukkan sejumlah rumor jika Ferrari bakal meluncurkan mobil segmen SUV pertamanya bernama Ferrari Purosangue. Namun, belum ada kabar pasti mengenai peluncuran mobil tersebut.

Paten tersebut rencananya akan diterapkan pada sejumlah mobil Ferrari keluaran terbaru dalam beberapa tahun ke depan. Namun permohonan paten tidak selalu harus digunakan, terkadang perusahaan hanya menginginkan ide-ide mereka tetap aman dan tidak dicuri oleh perusahaan lain.



Simak Video "Supercar Buat Harian"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)