SUV Listrik Pertama Turki Siap Diproduksi

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 21 Jul 2021 18:52 WIB
SUV listrik pertama Turki siap diproduksi
SUV listrik pertama Turki siap diproduksi (TOGG)
Jakarta -

Mobil SUV listrik pertama Turki buatan TOGG siap diproduksi. Informasi itu diumumkan langsung oleh TOGG di akun Twitter official-nya @TOGG22, pada 18 Juli 2021.

Turki menjadi salah satu negara yang kepincut membangun industri kendaraan listrik. Sebagai langkah nyata, pada 2018 lalu sebuah perusahaan otomotif joint venture group atau TOGG didirikan. Selanjutnya pada 2019, TOGG memperkenalkan dua prototipe mobil listrik pertama Turki.

SUV listrik pertama Turki siap diproduksiSUV listrik pertama Turki siap diproduksi Foto: TOGG

Kedua kendaraan ini memiliki powertrain listrik bertenaga full baterai, dengan model sedan kompak dan SUV segmen-C. Produksi SUV akan dimulai tahun depan, dengan produksi sedan menyusul sesudahnya. TOGG juga menyiapkan tiga kendaraan lagi hingga 2030.

Melalui akun Twitter official-nya, TOGG mengonfirmasi bahwa mobil listriknya sudah memasuki jalur produksi. Sebagai bukti, dilampirkan beberapa gambar yang menunjukkan bodi mobil listrik tersebut sudah mulai dirakit.


Dikutip dari Carscoops, fasilitas produksi mobil listrik TOGG terletak di distrik Gemlik, sebelah barat laut Provinsi Bursa dan direncanakan selesai pada awal 2022 mendatang.

Menyoal suplai komponen, dikatakan bahwa 75 persen pemasok komponen TOGG berlokasi di Turki, sementara 25 persen sisanya berasal dari Eropa dan Asia.

Versi entry-level SUV dan sedan listrik nantinya bakal hadir dengan motor listrik tunggal yang terletak di bagian belakang. Motor listrik tersebut memiliki tenaga maksimal hingga 200 dk.

Sementara bagi pelanggan yang mencari mobil listrik dengan tenaga lebih besar bisa melakukan kustomisasi dengan motor listrik kedua di gandar depan, yang bisa menghasilkan tenaga total 400 dk. Versi tertinggi mobil listrik ini juga akan dilengkapi baterai yang lebih besar, yang menawarkan jangkauan lebih dari 310 mil (500 km) dan dapat diisi ulang dari 0 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit.

(lua/din)