Unik! Ford Bikin Parfum Beraroma Bensin, Apa Alasannya?

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 20 Jul 2021 17:15 WIB
Ford Mach-Eau, parfum beraroma bensin
Parfum Ford Mach-Eau beraroma bensin Foto: Ford
Jakarta -

Aroma bensin mobil ternyata jadi satu hal yang dirindukan saat beralih ke mobil listrik. Untuk mengobati rasa kangan itu, Ford, pabrikan otomotif asal Amerika Serikat membuat wewangian atau parfum beraroma bensin.

Ford diketahui sudah menjajaki mobil listrik murni alias battery electric vehicles (BEV), beberapa model di antaranya F-150 Lightning, dan Mustang Mach-E.

Nah, dalam survei yang dilakukan Ford, satu dari lima pengemudi mengatakan bau bensin adalah hal yang paling mereka rindukan ketika beralih ke kendaraan listrik, dengan hampir 70 persen mengklaim mereka akan merindukan bau bensin sampai taraf tertentu. Bensin juga digolongkan sebagai aroma yang lebih populer daripada anggur dan keju, dan hampir identik dengan aroma buku baru.

Ford Mach-Eau, parfum beraroma bensinFord Mach-Eau, parfum beraroma bensin Foto: Ford

Parfum beraroma bensin yang dibuat Ford sudah tampil di Goodwood Festival of Speed 2021, sebuah acara tahunan penggemar otomotif yang diselenggarakan di Inggris pada Minggu (11/7) lalu.

Kehadiran Ford dengan wewangian bernama Mach-Eau Fragrance dalam ajang penggemar otomotif itu membawa misi berkelanjutan untuk menghilangkan mitos seputar mobil listrik dan meyakinkan penggemar mobil tentang potensi kendaraan listrik.

Ford Mach-Eau, parfum beraroma bensinFord Mach-Eau, parfum beraroma bensin Foto: Ford

Sebab dalam survei Ford menyatakan 24 persen responden survei mengklaim bahwa mereka akan kehilangan performa mobil bensin jika beralih ke mobil listrik.

Wewangian Mach-Eau diciptakan oleh konsultan parfum terkenal, Olfiction. Mach-Eau disebut mengingatkan aroma yang ada pada interior mobil seperti benzaldehida, yang merupakan aroma seperti almond, aroma mesin dan bensin. Parfum ini juga dicampur dengan bahan-bahan seperti jahe biru, lavender, geranium dan kayu cendana.

Ford belum mengkonfirmasi apakah parfum Mach-Eau ini dijual bebas, atau menjadi satu paket pembelian dengan mobil listrik berperforma Mach-E.

"Berdasarkan temuan survei kami, daya tarik sensorik mobil bensin masih sesuatu yang enggan ditinggalkan oleh pengemudi. Wewangian Mach Eau dirancang untuk memberi mereka sedikit aroma bahan bakar yang masih mereka dambakan," tutur Jay Ward, Direktur Komunikasi Produk Ford Eropa dalam keterangan resminya dikutip Selasa (20/7/2021).



Simak Video "Ingat Ford Fiesta di Indonesia? Ini Wujudnya Sekarang di Eropa"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)