Chip Langka, Mitsubishi Pangkas Produksi 30.000 Mobil, Termasuk di Indonesia

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 22 Mei 2021 08:53 WIB
Mitsubishi Pajero Final Edition
Mitsubishi akan memangkas produksinya di beberapa negara terimbas kelangkaan chip semikonduktor (Paultan)
Jakarta -

Dunia sedang dilanda kelangkaan chip semikonduktor untuk produksi kendaraan bermotor. Mitsubishi Motors dilaporkan akan mengurangi produksi mobilnya, termasuk di Indonesia.

Dilaporkan Bangkok Post, Mitsubishi Motors akan mengurangi produksi mobil sebanyak 30.000 unit di lima pabrik yang tersebar di Thailand, Jepang dan Indonesia. Pengurangan produksi mobil itu dilakukan pada Juni mendatang. Hal itu diungkapkan oleh seorang juru bicara Mitsubishi.

"Dampak pemangkasan produksi telah diperhitungkan dalam prospek pendapatan Mitsubishi Motors untuk tahun fiskal saat ini," kata juru bicara tersebut.

Selain Mitsubishi, pabrikan mobil lainnya juga memangkas produksi akibat krisis chip mobil ini. Nissan Motor Co akan menghentikan aktivitas produksi untuk sementara di pabriknya di Kyushu, Jepang selatan. Penundaan produksi itu akan dilakukan selama tiga hari pada 24, 25 dan 28 Juni, sambil melakukan penyesuaian produksi selama satu bulan di pabrik Tochigi dan Oppama di Jepang.

Nissan juga akan menghentikan sementara produksi beberapa modelnya di pabrik Meksiko. Hal itu diungkapkan oleh sumber internal Nissan yang enggan disebutkan namanya.

"Kekurangan semikonduktor global telah mempengaruhi pengadaan suku cadang di sektor otomotif. Karena kekurangan tersebut, Nissan menyesuaikan produksi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan pemulihan," kata juru bicara Nissan.

Suzuki juga akan menunda aktivitas produksinya di beberapa pabrik. Suzuki Motor Corp disebut menghentikan sementara aktivitas produksinya di tiga pabriknya di prefektur Shizuoka. Menurut sumber anonim, penghentian produksi Suzuki dilakukan selama tiga sampai sembilan hari.

Juga di Jepang, Toyota Motor Corp akan menghentikan operasi produksinya di pabrik Iwate dan Miyagi pada bulan Juni karena kekurangan chip semikonduktor. Dua jalur produksi di Iwate dan pabrik Miyagi Ohira di Jepang timur akan ditangguhkan dalam waktu tiga hingga delapan hari. Penyetopan produksi ini akan mempengaruhi produksi model termasuk C-HR dan SUV kompak Yaris Cross.

Dikutip harvardbusinessreview dan Reuters, sulitnya mendapatkan pasokan semikonduktor tidak lepas akibat pandemi berkepanjangan yang membuat perusahaan yang biasanya memproduksi semikonduktor ikut mengurangi jumlah produksi mereka, bersamaan dengan berkurangnya jumlah produksi kendaraan.

Kini di saat pabrikan otomotif dunia mulai berbenah untuk bisa kembali genjot produksi dan mencoba mencapai standar produksi, para perusahaan semikonduktor belum siap untuk produksi seperti sebelum masa pandemi. Terlebih dikatakan salah satu perusahaan raksasa yang memproduksi semikonduktor asal Jepang yakni Asahi Kasei Microdevices, mengalami musibah kebakaran pabrik produksi pada awal tahun 2021. Asahi Kasei Microdevices selama ini mensuplai semi konduktor ke industri otomotif dan industri lainnya.

Dijelaskan penyebab lain semakin sulitnya semikonduktor di industri otomotif saat ini juga karena beberapa hal lainnya. Di antaranya seperti lamanya persiapan membangun pabrik baru untuk semi konduktor atau soal politik di satu negara.



Simak Video "Motor KTM Rp 566 Jutaan Ini Ludes Kurang dari 5 Menit"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)