"Zoom Zombies", Ketika Sering Rapat Online Berisiko Kecelakaan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 10 Apr 2021 17:30 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Kecelakaan lalu lintas. Foto: shutterstock
Jakarta -

Pandemi COVID-19 memaksa masyarakat untuk mengurangi interaksi langsung dengan orang lain. Berbagai aktivitas harus dilakukan secara virtual, termasuk rapat melalui konferensi video.

Namun, menurut survei, kebiasaan baru untuk mencegah penularan COVID-19 ini membuat risiko kecelakaan lalu lintas meningkat. Apa alasannya?

Dikutip The Detroit Bureau, dalam sebuah studi yang dilakukan Root Insurance menyatakan kekhawatiran tentang 'Zoom Zombies', yaitu pengendara yang tidak dapat sepenuhnya fokus pada jalan setelah seharian melakukan konferensi video. Hal ini diprediksi menjadi salah satu alasan mengapa pada 2020 angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Amerika Serikat mencatat peningkatan terbesar.

"COVID-19 secara fundamental mengubah cara kita berinteraksi dengan kendaraan," kata David Timm, pendiri dan CEO Root Insurance, yang menyuarakan keprihatinan tentang Zoom Zombies. "Karena banyak orang yang tiba-tiba beralih ke lingkungan virtual, ketergantungan orang pada teknologi meningkat secara dramatis seiring dengan waktu layar mereka, menyebabkan mayoritas pengemudi membawa perilaku yang kurang fokus ini ke dalam kendaraan mereka."

Studi Root menemukan 64% pengendara yang disurvei mengakui bahwa mereka membuka ponsel saat mengemudi. Itu naik 2% dari tahun lalu. Sementara itu, 53% responden mengatakan mereka memeriksa ponsel mereka dalam 15 menit pertama di belakang kemudi, naik 9% dari 2019.

Root melaporkan bahwa 54% dari 1.819 pengendara dewasa yang disurvei mengalami kesulitan berkonsentrasi di jalan setelah melakukan konferensi video dengan Zoom, Microsoft Meet atau platform perangkat lunak lainnya. Semakin muda pengemudi, semakin buruk masalahnya. Untuk pengendara Gen Z, 65% melaporkan kehilangan fokus saat mengemudi, milenial 61% dan untuk Gen-X 48%.

"Masalah gangguan konsentrasi mengemudi sangat besar dan tidak hanya memeriksa email atau SMS," kata Russ Rader, seorang eksekutif di Institut Asuransi untuk Keselamatan Jalan Raya. "Ada risiko gangguan kognitif, melihat ke jalan saat pikiran Anda berada di tempat lain. Zonasi itu mungkin berarti Anda tidak segera menyadari situasi berbahaya untuk bereaksi."

Kurangnya konsentrasi saat mengemudi karena bermain ponsel dan faktor lainnya cenderung berisiko kecelakaan lalu lintas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pengemudi yang menggunakan ponsel 4 kali lebih mungkin terlibat dalam kecelakaan daripada pengemudi yang tidak menggunakan ponsel. Menggunakan telepon saat mengemudi memperlambat waktu reaksi (terutama waktu reaksi pengereman, dan reaksi terhadap sinyal lalu lintas), serta menyulitkan pengemudi tetap berada di jalur yang benar.



Simak Video "Mobil Tabrak Truk di Tasik, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)