Kunci Mobil Listrik Wuling Rp 65 Jutaan Bisa Laris Geser Tesla

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 15 Mar 2021 11:58 WIB
Wuling Hongguang Mini EV
Wuling Hongguang Mini EV Foto: Wuling
Jakarta -

Wuling Hongguang Mini EV jadi mobil listrik yang mulai digemari di China. Penjualannya bahkan bisa menggeser Tesla model 3. Apa kunci keberhasilan dari mobil listrik seharga Rp 65 jutaan ini?

Dicuplik dari BBC, Senin (15/3/2021) pakar mobil mengatakan meski jelas tertinggal jauh di belakang Tesla dalam hal baterai, jangkauan, dan performa. Kenyamanan dan harga murah menjadikan Wuling Hongguang Mini EV salah satu kendaraan energi baru terlaris di China.

"Pemerintah China serius tentang pengurangan polusi dan menjadi pemimpin global dalam mengadopsi dan mempromosikan inovasi kendaraan listrik," kata Shaun Rein, direktur pelaksana Grup Riset Pasar China, kepada BBC.

Untuk diketahui Mobil listrik tersebut diproduksi oleh SAIC Motor yang menjadi salah satu produsen otomotif terbesar di China. Mereka membuat mobil Wuling Hong Guang Mini EV yang dibangun sebagai bagian dari kerja sama dengan raksasa mobil AS, General Motors (GM) dan juga Wuling.

"Kami tetap sangat optimis pada adopsi EV dengan budget seperti Hong Guang Mini lebih tinggi seperti NIO dan Tesla."

Belum lagi pemerintah China juga memberikan perlakuan spesial bagi pemilik mobil listrik, salah satunya mendapatkan pelat nomor. Sebab, banyak kota di China, membutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk mendapatkan pelat nomor mesin bensin melalui berbagai sistem lelang.

Selain itu, kualitas produksi dari Wuling Mini EV juga disebut-sebut jadi faktor penentu konsumen dalam meminang mobil listrik, meski harganya murah tak banyak pabrikan mobil mengalami keberhasilan seperti Wuling Hongguang MINI EV.

"China memiliki begitu banyak pembuat kendaraan listrik kecil dan murah, namun kebanyakan dari mereka adalah produk berkualitas rendah dan kecepatan rendah yang tidak menarik pasar yang luas, kata Sam Fiorani, dari Auto Forecast Solutions.

"Hong Guang Mini adalah pertama kalinya perusahaan besar melangkah dengan EV sederhana yang menargetkan pembeli yang mencari mobil sungguhan," sambungnya.

Telah diluncurkan sejak tahun lalu, mobil dengan tipe standar ini hanya memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam. Mobil kompak tersebut bisa memuat empat orang sekaligus. Namun, jika untuk benar-benar menyimpan barang di bagasi, penggunanya harus melipat kursi belakang.

Pada paruh kedua 2020, Wuling Hong Guang Mini EV mencapai penjualan sebanyak 112.000 unit. Menempati peringkat kedua di belakang Tesla Model 3 yang dibuat di pabrik Shanghai.

Sementara di bulan Januari 2021, penjualan mobil listrik Wuling Hong Guang Mini EV mencapai 25.578 unit di China. Hal ini berhasil menggeser posisi Tesla Model 3 yang sebelumnya berada di peringkat pertama.

Meskipun bersaing dengan mobil listrik murah, Tesla tetap menjadi salah satu favorit kendaraan listrik untuk menengah ke atas karena menghadirkan fitur yang lebih mumpuni. Serta adanya rencana Tesla untuk menggandakan penjualan mobilnya di China hingga dua kali lipat.

Untuk memasarkan dan menjual Hongguang Mini EV, perusahaan patungan SAIC-GM- Wuling membangun sekitar 100 dealer di China. Sebagian besar di antaranya berlokasi di kota yang sibuk untuk menarik minat sebanyak mungkin.



Simak Video "Mobil Listrik Murah dari Wuling Laku Keras di China, Hajar Penjualan Tesla"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)