Masalah Fuel Pump yang Jadi Penyebab Recall Avanza sampai Innova

Tim detikcom - detikOto
Senin, 08 Mar 2021 13:38 WIB
Toyota Avanza dan Vloz
Toyota Malaysia mengumumkan recall terhadap Avanza karena masalah fuel pump. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -

Toyota di Malaysia mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap mobil Toyota Avanza. Kemungkinan Toyota Avanza yang ada di Indonesia juga terdampak. PT Toyota-Astra Motor (TAM) saat ini sedang mempelajari lebih lanjut.

"Ya kami juga baru dapat infonya dari Toyota global, mereka mengumumkan adanya recall (Avanza) ini, di mana beberapa negara di Asia termasuk Indonesia termasuk ya, detailnya masih kami pelajari," tanggap Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi kepada detikcom, Senin (8/3/2021).

"Saat ini kita sedang koordinasikan baik ke manufacturing dan juga pihak terkait seperti dealer dan principal untuk tahu model apa saja yang terindikasi, berapa banyak di Indonesia, rata-rata ada di mana, kesiapan partnya dan lain-lain untuk segera mengambil tindakan dan membuat program," tutur Anton.

Di Malaysia, Toyota Avanza di-recall karena masalah fuel pump. Sebanyak 3.923 unit Toyota Avanza yang diproduksi dari Oktober 2017 hingga Juni 2019 berpotensi mengalami kerusakan pompa bahan bakar di Malaysia.

Recall kali ini disebut merupakan kelanjutan dari penarikan kembali fuel pump yang digelar Toyota Motor Corporation (TMC) secara global sejak tahun lalu. Tercatat lebih 5,84 juta kendaraan di seluruh dunia mengalami masalah yang sama.

Pada tahun lalu, Toyota sudah mengumumkan recall masalah serupa di Indonesia. Mobil-mobil Toyota yang di-recall akibat masalah fuel pump ini antara lain Alphard tahun 2017-2018, Corolla 2018, FJ Cruiser 2013-2014, serta Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi 2017-2019.

Beberapa pabrikan Jepang lain pun mengumumkan kampanye recall terkait masalah fuel pump. Selain Toyota, ada Honda, Mitsubishi hingga Nissan yang me-recall mobil-mobilnya di Indonesia karena masalah fuel pump tersebut. Kenapa dengan fuel pump mobil-mobil itu sehingga perlu di-recall?

Dari hasil investigasi beberapa pabrikan tersebut, ditemukan fuel pump di dalam tangki dapat berhenti beroperasi yang berpotensi mengakibatkan mesin tidak dapat dinyalakan atau berhenti bekerja. Kemungkinan penyebabnya adalah impeller (baling-baling rotor di dalam pompa bahan bakar) memuai dan berubah bentuk, kemudian bergesekan dengan bagian di sekitarnya, sehingga impeller tersebut berhenti berputar.

Potensi mekanisme baling-baling rotor pompa bahan bakar yang bisa berubah bentuk itu menyebabkan mesin menjadi kasar dan mati dalam kecepatan rendah. Bahkan, pada situasi yang jarang terjadi, mesin dapat mati saat berkendara pada kecepatan tinggi yang meningkatkan resiko kecelakaan. Saat hal ini terjadi ada kemungkinan lampu engine akan menyala, putaran mesin menjadi kasar, mesin tidak dapat menyala dan/atau kendaraan mogok saat dikendarai. Adapun komponen yang perlu diganti dalam kampanye recall ini adalah fuel pump.



Simak Video "Intip Kemewahan 2 Varian Terbaru BMW Seri 5"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)