5 Fakta Diskon Pajak Mobil Baru

Tim detikcom - detikOto
Senin, 15 Feb 2021 07:27 WIB
Suasana GIIAS 2019
Pemerintah akan memberikan stimulus berupa diskon pajak mobil baru. Berikut fakta-faktanya. Foto: Dok. Seven Events
Jakarta -

Pemerintah akhirnya merealisasikan pemberian keringanan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) kendaraan. Pajak barang mewah untuk mobil baru ini bisa nol persen.

Diskon pajak mobil baru hingga 100% itu direalisasikan untuk membangkitkan industri otomotif. Seperti diketahui, industri otomotif anjlok lantaran pandemi COVID-19. Diharapkan, dengan adanya stimulus diskon pajak mobil baru ini, aktivitas industri otomotif akan pulih yang dampaknya bisa menggerakkan perekonomian.

Berikut lima fakta diskon pajak mobil baru yang akan direalisasikan pemerintah dalam waktu dekat.



1. Gratis Pajak Mobil Baru Mulai Maret

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, relaksasi pajak akan dilakukan secara bertahap. Skenarionya adalah diskon PPnBM sebesar 100% untuk periode Maret-Mei, lalu diskon PPnBM 50% pada Juni-Agustus, dan terakhir diskon PPnBM sebesar 25% di akhir tahun.

"Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, diperhitungkan dapat terjadi peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit," kata Airlangga.

"Kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada pendapatan negara yang diproyeksi terjadi surplus penerimaan sebesar Rp1,62 triliun," imbuh Airlangga.

Menurut Plh. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Rahmat Widiana, diskon pajak dilakukan secara bertahap sampai dengan Desember 2021 agar memberikan dampak yang optimal.

"Diskon pajak sebesar 100% dari tarif normal akan diberikan pada tiga bulan pertama, 50% dari tarif normal pada tiga bulan berikutnya, dan 25% dari tarif normal pada tahap ketiga untuk empat bulan. Besaran diskon pajak akan dievaluasi efektivitasnya setiap tiga bulan. Kebijakan diskon pajak ini akan menggunakan PPnBM DTP (ditanggung pemerintah) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan ditargetkan akan mulai diberlakukan pada Maret 2021," katanya dalam pernyataan tertulis.

2. Ditambah Usulan DP 0%

Untuk membangkitkan industri otomotif, pemerintah tak hanya menyiapkan kebijakan diskon pajak mobil baru. Airlangga juga berharap kebijakan tersebut didukung lagi dengan revisi kebijakan OJK supaya uang muka atau down payment (DP) mobil baru bisa nol persen dari bank dan perusahaan pembiayaan. Termasuk juga penurunan aktiva tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk kendaraan bermotor.

Kombinasi diskon PPnBM dan DP kendaraan 0% disebut Airlangga bisa meningkatkan produksi mobil. Proyeksinya, produksi mobil mencapai 81.752 unit dengan total pemasukan negara sebesar Rp 1,6 triliun.

[Lanjut laman berikut: Mobil yang dapat diskon pajak]

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ngulik Tesla Model 3 Milik Polri untuk Patroli"
[Gambas:Video 20detik]