Isuzu Panther Resmi Disuntik Mati, Servis dan Suku Cadang Aman?

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 10 Feb 2021 17:19 WIB
Jakarta -

Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengumumkan tak lagi memproduksi Panther. Namun bagi panther mania atau pecinta mobil diesel legendaris ini tak perlu khawatir soal suku cadang dan servis.

After Sales Service Division Head Astra Isuzu Heri Wasesa mengatakan pihaknya menjamin suku cadang mobil Panther masih tetap diproduksi selama 8 tahun ke depan.

"Kewajiban sebuah merek menyediakan spare part itu sampai 8 tahun sejak tahun run out, jadi 8 tahun ke depan masih kita jamin ketersediaan spare part-nya," ujar Heri Wasesa saat konferensi pers, Rabu (10/2/2021).

Lanjut, Heri, ia mengatakan selama permintaan suku cadang Panther tetap tinggi maka selama itu pula tetap diproduksi.

"Tapi faktanya, hukum ekonomi, ketika ada permintaan, ada pasar, pasti akan dilayani, tentunya permintaan itu disesuaikan dengan volume."

Isuzu PantherIsuzu Panther Foto: Dok. Astra Isuzu

"Faktanya pada hari ini, kendaraan yang masuk ke bengkel kami itu di tahun 1990-an akhir dan tahun 2000-an awal masih masuk ke bengkel kami, jumlahnya cukup besar. Mobil Isuzu yang umurnya 20 tahun masih rutin masuk ke bengkel kami, ketersediaan spare part rasanya tidak perlu dikhawatirkan," jelasnya.

Isuzu Panther sudah lahir di Indonesia sejak tahun 1991. Selama tiga dekade, Isuzu Panther sudah terjual 433.117 unit termasuk varian minibus dan pikap. Isuzu saat ini fokus ke kendaraan komersial seperti D-Max, Traga Isuzu Elf, dan Giga, serta segmen penumpang MU-X.

Penjualannya semakin menurun tergerus oleh berbagai model-model terbaru dari berbagai brand otomotif di Indonesia.

Bukan tanpa usaha, mobil ini hadir di Indonesia dan telah mengalami 4 kali perubahan. Secara model, sejak lahir tahun 1991 Isuzu juga terus menyempurnakan tampilan Panther. Terakhir, Panther tercatat dipermak pada tahun 2013.

(riar/lth)