Tips Lolos Uji Emisi, Bisa Gratis dengan Syarat Ini

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 10 Feb 2021 08:05 WIB
Petugas melakukan uji emisi kendaraan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta kawasan Kramat Jati, Jakarta, Selasa (3/11/2020). Uji emisi yang diberlakukan secara gratis itu akan rutin digelar setiap Selasa dan Kamis.
Uji emisi kendaraan. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Mulai 2021 ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewajibkan kendaraan bermotor melakukan dan lulus uji emisi. Semua kendaraan berumur 3 tahun ke atas harus lulus uji emisi.

Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini didukung oleh pabrikan otomotif. Bengkel resmi pabrikan otomotif menyediakan fasilitas uji emisi.

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ada beberapa kiat yang dapat diaplikasikan pemilik kendaraan agar emisi gas buang kendaraan terkontrol sehingga dapat lolos uji emisi gas buang. Setidaknya lima hal ini perlu diperhatikan jika ingin kendaraan Anda lulus uji emisi. Apa saja?

1. Perawatan Berkala

Melakukan perawatan berkala di bengkel perlu dilakukan setiap pemilik kendaraan agar emisi yang dihasilkan terkontrol. Perawatan berkala ini termasuk mengganti oli secara teratur, tune-up, dan mengecek semua kerja komponen mesin. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kinerja mesin agar lebih optimal dan efisien, sehingga emisi gas buang pun terjaga.

2. Minimalkan Modifikasi

Tidak disarankan untuk melakukan modifikasi kendaraan jika ingin lulus uji emisi. Kendaraan dengan standar pabrik akan melakukan pembakaran secara normal. Adanya campuran bahan bakar, atau modifikasi mesin kendaraan berpotensi membuat pembakaran cenderung tidak biasa dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih kotor.

3. Gunakan BBM yang Sesuai

Penggunaan bahan bakar mempengaruhi pembakaran kendaraan. Gunakan bahan bakar minimal RON 90 atau lebih agar hasil pembakaran sempurna dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih.

4. Lakukan Carbon Clean

Melakukan carbon clean disarankan untuk mobil dengan usia 5 tahun ke atas untuk membersihkan timbunan karbon yang dihasilkan setelah proses pembakaran. Biasanya, timbunan karbon ini ada pada kepala silinder dan membuat kompresi mesin meningkat sehingga dapat mengganggu kinerja mesin.

5. Cek Kondisi Knalpot, Karburator, dan Pengapian

Knalpot dapat mengalami kebocoran seiring dengan pemakaian. Jika sudah bocor, tekanan pada sirkulasi gas buang yang berkurang menyebabkan penurunan kinerja kendaraan serta emisi gas buang yang meningkat. Untuk mobil yang masih menggunakan karburator, cek kondisi karburator dan komponen pengapian agar efisiensi bahan bakar optimal.

[Lanjut halaman berikut: Lokasi Bengkel Resmi Uji Emisi dan Biayanya]



Simak Video "Tak Ada Tanda Khusus pada Kendaraan yang Sudah Diuji Emisi, Bagaimana Ceknya?"
[Gambas:Video 20detik]