Kualitas Mobil Tesla Dikritik Banyak Cacat, Begini Respon Elon Musk

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 04 Feb 2021 15:26 WIB
Elon Musk dan mobil Tesla
Foto: Elon Musk dan mobil Tesla (Recode)
Jakarta -

Bos Tesla Elon Musk terang-terangan menguak soal kualitas mobil Tesla 3. Kritik itu dilontarkan pakar sekaligus insinyur otomotif asal Detroit, Sandy Munro. Apakah Elon Musk marah dan kesal?

Fakta itu terungkap dalam channel podcast YouTube "Munro Live", Sandy Munro secara eksklusif mewawancarai pria kelahiran Afrika Selatan, 49 tahun silam itu.

Dikutip Market Watch dan The Verge, Kamis (4/2/2021) mulanya Sandy Munro pernah melontarkan kritik terhadap Tesla soal tampilan dan desain sedan listrik itu, tak berbeda dengan mobil Kia era 1990-an.

Munro bersama timnya membongkar dan menganalisis kinerja Tesla model 3. Masalah yang ditemukan pada Model 3 buatan 2018 itu adalah terkait pengerjaan detail mobil, yakni celah pada panel-panel mobil, utamanya kualitas mobil yang dibuat serampangan.

Celah di antara panel model 3 begitu besar, bahkan ia bisa memasukkan ibu jarinya dengan mudah. Munro bilang, celah tersebut bisa saja terlihat dari Mars, sindiran Munro bernada satir kepada Elon Musk yang memiliki misi luar angkasa.

"Saya tak bisa bayangkan bagaimana Tesla merilis ini," tutur Munro kala itu.

Tidak hanya itu, Tesla Model 3 juga mendapat beragam keluhan dari konsumen. Kritikan juga datang dari Consumer Report pada November 2020 lalu, Tesla mendapat peringkat kedua dari bawah pada survei keandalan. "Hanya sedan Model 3 yang dapat diandalkan," kata Consumer Reports pada bulan November. Consumer Report juga menyebut Model S, Model X SUV dan Model Y SUV kompak sebagai di bawah standar.

Dalam wawancara tersebut, Musk mengaku setuju dengan kritik Tesla dari Munro. Namun kritik itu menjadi lecutan bagi perusahaannya untuk segera mengevaluasi produknya.

"Saya pikir kritik Anda akurat," kata Musk.

Musk juga mengakui bahwa kursi di versi awal Model S sangat buruk. "Mungkin itu kursi terburuk dari mobil mana pun yang pernah saya duduki," kata Musk.

Elon Musk biasa menyebut kursi itu sebagai Jamur Payung Batu. Hal itu memacu desain jok yang jauh lebih nyaman di Model 3, yang kemudian dipuji Munro.

Di sisi lain, CEO Tesla Elon Musk sendiri menggambarkan proses produksi Model 3 sebagai 'neraka'. Musk juga mengatakan bahwa Tesla membuat mobil sangat cepat menjelang akhir tahun 2020 sehingga mengacaukan pekerjaan cat.

Tesla mendapat banyak kritik atas kualitas mobilnya, terutama setelah mulai membuatnya dengan volume yang relatif tinggi dengan Model 3 dan Model Y. Namun dalam wawancara dengan analis industri Sandy Munro, Musk sangat berterus terang tentang masalah kontrol kualitas.

"Teman-teman bertanya kepada saya, kapan saatnya membeli mobil Tesla? Saya jawab pada saat produksi mencapai kondisi stabil. Sebab, selama proses produksi pada kondisi seperti itu, pekerja akan melakukan segalanya dengan benar pada detail-detail kecil sekali pun," ucap dia.

"Itu seperti ketika Anda hendak pergi terburu-buru, kira-kira itu seperti. Jika kami mengetahui kondisi seperti itu, tentunya kami akan memperbaikinya terlebih dahulu. Ya itulah, ketika permintaan melonjak dan permintaan mendesak, produksi seperti neraka," sambung Musk.

Meski begitu Elon Musk patut berbahagia. Ia sudah mengirimkan hampir 500.000 kendaraan tahun lalu, dan analis memperkirakan jumlah itu akan tumbuh menjadi 800.000 tahun ini. Saham Tesla telah meroket lebih dari 480% dalam 12 bulan terakhir



Simak Video "Elon Musk Jual Saham Tesla Rp 15 Triliun Buat Bayar Pajak"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)