Mobil China Vs Mobil Korea, Siapa yang Lebih Laku di Indonesia?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 30 Des 2020 11:59 WIB
Tak hanya bermain di pasar MPV, produsen mobil asal China, Wuling Motors juga memperkenalkan mobil SUV di GIIAS 2018. Calon lawan kuat Honda CR-V nih.
Mobil China Wuling. (Rachman Haryanto/detikOto)
Jakarta -

Pasar otomotif Indonesia memang didominasi oleh pabrikan dari Jepang. Penjualan mobil merek Jepang di Indonesia lebih banyak ketimbang pabrikan dari negara lain. Tapi, pasar otomotif Indonesia juga diwarnai oleh merek di luar Jepang, misalnya mobil China hingga mobil Korea.

Di Indonesia, saat ini ada dua merek mobil China yang mencoba peruntungannya sejak beberapa tahun lalu. Di antaranya adalah Wuling dan DFSK.

Sementara pabrikan Korea Selatan ada Hyundai dan KIA. Kedua merek mobil Korea tersebut sudah lebih dulu berkiprah di Indonesia ketimbang dua merek China yang disebutkan sebelumnya. Lantas, orang Indonesia lebih banyak yang suka mobil China atau Korea, ya?

Indikator itu mungkin bisa dilihat melalui data penjualan mobil yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Untuk saat ini, mobil China masih lebih banyak penjualannya dibanding mobil Korea Selatan. Hal itu bisa terlihat dari angka penjualan antara Wuling-DFSK dengan Hyundai-KIA.

Produsen mobil China DFSK ikut meramaikan GIIAS 2018. Glory 580 digang menjadi penantang Honda CRV.Mobil China DFSK. Foto: Rachman Haryanto

Menurut data penjualan retail sales (penjualan dari dealer ke konsumen) yang dirilis Gaikindo, sepanjang Januari sampai November 2020, mobil China yang terjual di Indonesia sebanyak 10.167 unit. Angka itu merupakan penjualan gabungan antara Wuling dan DFSK.

Selama Januari-November 2020, Wuling melepas 7.977 unit mobil baru ke konsumen. Sedangkan pada periode yang sama, DFSK menjual 2.190 unit mobil baru ke konsumen.

Hyundai membawa SUV terbarunya Santa Fe di GIIAS 2018. Sebelumnya mobil ini sudah diperkenalkan secara global pada Februari lalu.Mobil Korea Hyundai. Foto: Rachman Haryanto

Di sisi lain, penjualan mobil Korea Selatan jauh lebih sedikit. Gabungan Hyundai-KIA saja penjualannya hanya 1.199 unit.

Lebih rinci, pada Januari sampai November 2020, Hyundai menjual mobil sebanyak 652 unit. Sementara KIA penjualannya sebanyak 547 unit pada periode yang sama.



Simak Video "Mobil China DFSK I-Glory Auto: Harga Manusiawi, Fitur Berlimpah"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)