Senin, 16 Nov 2020 11:23 WIB

100 Tahun Suzuki: dari Pembuat Mesin Tenun, Kini Juara Dunia MotoGP

Luthfi Anshori - detikOto
100 tahun suzuki: dulu pembuat mesin tenun, kini juara MotoGP 100 tahun Suzuki: dari pembuat mesin tenun, kini juara MotoGP. Foto: Dok. Suzuki
Jakarta -

Suzuki mendapatkan kado istimewa di ulang tahunnya yang ke-100. Pabrikan yang berbasis di Hamamatsu, Jepang, baru saja menjuarai kompetisi MotoGP 2020. Tentunya ini menjadi pencapaian menarik jika kita melihat riwayat Suzuki yang dulunya merintis usaha sebagai pabrik pembuat mesin tenun.

Seperti dilansir dari laman Suzuki Racing, sejarah Suzuki dimulai pada tahun 1909, ketika Michio Suzuki mendirikan Suzuki Loom Works. Perusahaan ini mulanya fokus pada pembuatan mesin tenun untuk menyuplai kebutuhan industri kain sutra Jepang yang saat itu sedang maju-majunya.

Seiring perkembangan, pada 15 Maret 1920, Michio Suzuki mereorganisasi dan melakukan kapitalisasi perusahaan sehingga terbentuklah Suzuki Loom Manufacturing Co., dengan Michio Suzuki menjabat sebagai Presiden Direktur. Tanggal tersebut pula yang akhirnya diperingati setiap tahun sebagai hari lahir Suzuki Motor Corporation.

Berjalannya waktu, Suzuki mulai melebarkan sayap usahanya ke bidang otomotif. Pada Juni 1952, Suzuki membuat mesin 36 cc untuk alat bantu sepeda. Proyek ini lumayan berhasil, dengan kapasitas produksi mesin mencapai 6.000 unit setiap bulannya.

Suzuki pun mulai fokus ke industri otomotif. Pada 1954, merek ini kembali berganti nama menjadi Suzuki Motor Co., Ltd., dan memproduksi motor 4-tak, ColledaCOX 125 cc serta mobil mini Suzulight, berkapasitas 360 cc dengan sistem pembakaran 2-tak.

Meski sudah mengubah arah bisnisnya ke industri kendaraan bermotor, bukan berarti Suzuki tidak lagi memproduksi alat tenun. Pada April 1961, Suzuki Loom Works Co. didirikan untuk memisahkan divisi pembuatan alat tenun dengan divisi pembuat kendaraan motor.

Selanjutnya, pada bulan September di tahun yang sama, Suzuki menyelesaikan pendirian pabrik truk ringan di Toyokawa, Prefektur Aichi, Jepang, dan memulai produksi Suzulight Carry 360 cc.

Bisnis Suzuki di industri otomotif pun terus berkembang, hingga pada 1990, nama perusahaan diubah lagi menjadi 'Suzuki Motor Corporation' untuk kepentingan ekspansi bisnis dan globalisasi.

Bisnis pabrikan berlogo 'S' ini pun tidak terbatas pada pembuatan mesin tenun, sepeda motor, dan mobil saja. Tapi juga memproduksi mesin kapal, kendaraan jenis ATV (All Terrain Vehicle), dan masih banyak lainnya.

Lihat juga video 'Melihat Jeroan Pabrik Tercanggih Suzuki di Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya prestasi Suzuki di ajang MotoGP ...

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com