Selasa, 10 Nov 2020 20:02 WIB

Keren! Itenas Berhasil Ciptakan Mobil Militer Tenaga Listrik

Siti Fatimah - detikOto
Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menciptakan mobil listrik berspesifikasi pertahanan militer. Mobil tersebut memiliki nama Sergap Senyap. Mobil listrik berspesifikasi militer bikinan Itenas (Siti Fatimah/detikcom)
Jakarta -

Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung untuk pertama kalinya di Jawa Barat menciptakan mobil listrik berspesifikasi pertahanan militer. Mobil tersebut memiliki nama Sergap Senyap.

Seperti dilihat detikcom di lokasi, mobil ini memiliki kapasitas tiga orang yang terdiri dari satu supir dan dua penumpang. Di bagian belakang terdapat baterai berukuran sekitar 1x1 meter. Desainnya pun dibuat gagah dan kuat untuk spesifikasi pertahanan militer.

Ketua Tim Pengembang sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik, Kristyadi mengatakan, mobil ini dikembangkan agar tidak menghasilkan suara dan diperuntukkan untuk kegiatan-kegiatan kemiliteran baik oleh Polisi ataupun TNI.

Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menciptakan mobil listrik berspesifikasi pertahanan militer. Mobil tersebut memiliki nama Sergap Senyap.Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menciptakan mobil listrik berspesifikasi pertahanan militer. Mobil tersebut memiliki nama Sergap Senyap. Foto: Siti Fatimah

"Jadi mobil ini merupakan kendaraan untuk militer. Namanya kita kasih nama Sergap Senyap, kenapa? Karena jalannya sunyi dan tidak ada suara," kata Kristyadi kepada detikcom di kampus Itenas, Jalan PHH Mustofa, Selasa (10/11/2020).

Dia mengatakan, peruntukkan kegunaan mobil ini khusus untuk penyergapan tindakan yang membahayakan masyarakat seperti salah satunya terorisme.

"Digunakannya itu untuk medan-medan tidak di dalam perkotaan. Memang (didesain) untuk penyergapan misalkan ada teroris yang bersembunyi di desa atau perkampungan atau di hutan. Ketika menuju kesana bisa menggunakan ini sehingga tidak ketahuan," jelasnya.

Selain tidak menimbulkan suara, jenis mobil militer Sergap Senyap ini juga ramah lingkungan karena menggunakan listrik sebagai sumber tenaga penggerak roda. Baterai yang digunakan berkekuatan 50 kWh, mampu membuat kendaraan ini melaju selama 2 jam sebelum harus dicas lagi.

Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menciptakan mobil listrik berspesifikasi pertahanan militer. Mobil tersebut memiliki nama Sergap Senyap.Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menciptakan mobil listrik berspesifikasi pertahanan militer. Mobil tersebut memiliki nama Sergap Senyap. Foto: Siti Fatimah

"Iya jadi alasan kenapa kita mengembangkan mobil listrik karena kita tujuan utamanya itu untuk masalah lingkungan jadi penyebarannya atau perusakan dari polusi kendaraan itu bisa diminimalisir," imbuhnya.

Selama proses pembuatan, Kristyadi mengikutsertakan mahasiswa, tenaga pendidik (dosen), dan tenaga bengkel kampus Itenas. Proses pembuatan mobil Sergap Senyap ini, kata dia, dikerjakan dalam kurun waktu dua tahun dengan biaya Rp 500 - Rp 600 juta.

"Ke depannya harus diuji kehandalannya seperti apa, terus kemudian aplikasinya seperti apa. Kita juga harus diskusi dengan TNI dan Polisi sehingga mobil ini benar-benar siap untuk di publikasikan," ujarnya.

Tentu kendala dan hambatan pun dialami tim pengembang. Terutama untuk perolehan bahan seperti motor dan baterai. "Karena, untuk motor ini dayanya cukup besar sehingga importnya agak susah mencari supplier nya," tambah Kristyadi.

Kedepan, dia berharap, dapat mendapatkan dukungan dari Perusahaan Manufaktur yang berskala besar agar bisa menggunakan hasil riset kampus Itenas. Apalagi, sejauh ini, Itenas sudah banyak menghasilkan prototype-prototype kendaraan listrik.

"Sedangkan untuk sertifikasinya kami minta dukungan dari pihak Kepolisian dan TNI karena mereka punya standarisasi sendiri," pungkasnya.



Simak Video "Keren! Itenas Bandung Ciptakan Mobil Militer Tenaga Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com