Selasa, 29 Sep 2020 16:45 WIB

Mobil Hybrid Makin Banyak Peminat di Indonesia

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Mobil-mobil elektrifikasi Toyota Mobil hybrid Toyota. Foto: dok PT Toyota-Astra Motor
Jakarta -

Mobil hybrid menjadi salah satu kendaraan ramah lingkungan yang sudah mulai merambah pasar otomotif Indonesia. Di Indonesia, PT Toyota-Astra Motor (TAM) juga telah menjual beberapa model mobil hybrid. Bahkan, sudah cukup lama Toyota menjajakan mobil hybrid.

Pertama kali, beberapa tahun lalu, Toyota menjual mobil hybrid Toyota Prius. Namun, saat itu, belum banyak masyarakat yang tahu dan mau mobil berteknologi hybrid.

Direktur Marketing PT TAM, Anton Jimmi Suwandy mengatakan, dari tahun ke tahun permintaan mobil hybrid semakin baik. Masyarakat Indonesia kini sudah memahami keunggulan mobil hybrid yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar.

"Waktu awal-awal me-launch Prius sekitar 10 tahun lalu, Prius demand-nya kecil sekali, single digit bahkan double digit volumenya. Tapi sejak beberapa tahun belakang ini, demand meningkat," kata Anton dalam acara workshop wartawan industri 2020 yang diselenggarakan PT Astra International secara virtual, Selasa (29/9/2020).

Anton mencontohkan ketika pihaknya meluncurkan Camry Hybrid. Sedan berteknologi hybrid itu menyumbang penjualan 15-20% dari total penjualan Toyota Camry.

"Dan terakhir Corolla Cross, kira-kira 70% dari volume-nya adalah hybrid. Kalau SPK (pemesanan) 300 unit, kira-kira 200-an unit itu adalah hybrid. Saya rasa ini cukup besar," ujar Anton.

Sampai Agustus 2020 sejak pertama kali diluncurkan, sebanyak 3.000 unit mobil hybrid Toyota sudah mengaspal di Indonesia.

"Kalau Corolla Cross (Hybrid) sebulan saja 200 (unit), setahun aja bisa sampai 2.000-an unit. Jadi dalam waktu setahun bisa mencapai penjualan mirip dengan penjualan hybrid selama 10 tahun belakangan ini," ucap Anton.

"Fenomenanya saya rasa cukup luar biasa di kondisi pandemi atau crisis seperti ini. Bisa dibayangkan kalau kondisi ekonomi atau kondisi marketnya membaik, mungkin fenomena hybrid-nya juga meningkat. Tidak hanya di Toyota, di brand-brand lain pun akan menambah varian dan volume dari elektrifikasi," tutupnya.



Simak Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com