Selasa, 08 Sep 2020 20:38 WIB

Dear Toyota, Kenapa Bukan Yaris Jepang yang Dirilis di Indonesia?

Ridwan Arifin - detikOto
Toyota Yaris 2019 di Megaweb, Tokyo, Jepang Toyota Yaris versi Jepang (Dadan Kuswaraharja/detikoto)
Jakarta -

Toyota resmi menampilkan Yaris model baru di Indonesia, Selasa (8/9). Tapi modelnya bukan yang pernah ditampilkan dalam ajang Tokyo Motor Show 2019 lalu. Kenapa demikian?

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi menyebut bahwa pemilihan model itu diputuskan berdasarkan kebutuhan konsumen di masing-masing wilayah.

"Memang Yaris di dunia ada variasi, ada perbedaannya antara Yaris yang diperkenalkan di Jepang, dan Yaris yang diperkenalkan di Indonesia, karena pada prinsipnya kita menyesuaikan kebutuhan Yaris di negara masing-masing," kata Anton saat konferensi pers virtual, Selasa (8/9).

Selama ini, model Yaris untuk Indonesia dan Jepang memang selalu berbeda sejak sekitar tahun 2010. Toyota membeda-bedakan model Yaris tergantung minat masing-masing negara. Yaris di Jepang sama modelnya untuk Eropa, sementara Yaris untuk Indonesia disebut Toyota sebagai Yaris Asia, model yang sama untuk Thailand dan beberapa negara Asia lain. Sementara untuk pasar Amerika, Toyota memilih mobil Mazda2 untuk diganti namanya ke Yaris.

"Kalau kita bicara, Yaris yang kita kenalkan saat ini adalah Yaris yang memang sesuai kebutuhan kita di Indonesia, khusunya di region kita, Thailand dan lain-lain," ungkap Anton.

Untuk pasar Jepang, Toyota menawarkan pilihan mesin 1.000 cc 3 silinder dan 1.500 cc. Semua tipe Yaris hadir dengan penggerak roda depan. Yang menarik penggerak mobilnya bisa dibuat 4WD untuk traksi yang lebih sempurna untuk mobil dengan mesin 1.500 cc direct-shift CVT. Untuk sistem hybrid juga tersedia penggerak E-Four atau electric four wheel drive.

Sementara Yaris terbaru yang melantai di Indonesia, mempertahankan mesin 2NR-FE In-line 4 Cyl dengan 16 Valve DOHC berteknologi Dual VVT-i berkapasitas 1.496cc dengan power maksimum 107 ps di 6.000 rpm dan torsi maksimum 14,3 kgm di 4.200 rpm. Mesin ini dikombinasikan dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan CVT 7-percepatan.

"Jadi di Jepang itu speknya berbeda ya, dari sisi ukuran, dari sisi fitur, engine dan lain-lain dengan yang ada di Indonesia. Kita coba menyesuaikan kebutuhan di wilayah masing-masing," jelas Anton.



Simak Video "Review Yaris 2020, Senjata Toyota Lawan Honda Jazz"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com