Jumat, 14 Agu 2020 17:46 WIB

Kendaraan Pedesaan, Bantu Ibu Melahirkan sampai Angkut Hasil Kebun

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Seorang ibu melahirkan bayi di dalam mobil AMMDes. Bayi berjenis kelamin perempuan itu kemudian diberi nama Amanda Desvita dengan panggilan Amdes. AMMDes atau kendaraan pedesaan. Foto: Dok. Kemenperin
Jakarta -

Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) atau kendaraan pedesaan diklaim terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari menjadi ambulance feeder yang bisa membantu ibu melahirkan, hingga membantu mengoptimalkan hasil perkebunan.

"Kami bertekad untuk semakin memacu pengembangan inovasi AMMDes dengan berbagai aplikasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Yang pada akhirnya bertujuan untuk menciptakan ketahanan ekonomi dan mendukung kemajuan di desa," kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, dalam siaran persnya.

Salah satu bukti konkretnya adalah hasil proyek percontohan AMMDes ambulance feeder di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten. Melalui penggunaan AMMDes jenis tersebut, ibu hamil mendapat kemudahan untuk menjangkau ke fasilitas kesehatan sehingga segera mendapatkan pelayanan yang baik.

"Jadi, pilot project di Kabupaten Lebak tersebut merupakan satu dari berbagai pilot project yang kami laksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, manfaat yang dihasilkan AMMDes ambulance feeder juga merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, meliputi pemerintah pusat, daerah, pihak swasta dan lainnya yang ikut serta dalam pilot project ini," ujar Putu.

"Pada awalnya, AMMDes dirancang untuk membantu masyarakat di sektor pertanian, tetapi seiring hasil pilot project yang kami lakukan di Kabupaten Lebak, maka terlihat bahwa AMMDes bisa juga difungsikan untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan," ujar Putu.

Selain di Kabupaten Lebak, AMMDes juga sukses dimanfaatkan di daerah lain seperti Jawa Barat dan Riau. Di sana, kendaraan pedesaan digunakan untuk pengolahan serabut kelapa. Berikutnya, di Kabupaten Tanggamus, Lampung, AMMDes dioptimalkan di kawasan perkebunan pisang yang berorientasi pasar ekspor.

"Untuk pilot project di Tanggamus tersebut, telah mampu menurunkan 25% kerusakan pisang yang akan diekspor, dan ini tentu membantu untuk meningkatkan penghasilan petani setempat," ungkapnya.

Selain itu, saat terjadi gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, AMMDes dimanfaatkan untuk dijadikan mesin penjernih air guna memenuhi kebutuhan air bersih. "Melalui fungsinya ini, AMMDes mampu melayani kebutuhan air bersih untuk 9.000 orang dan menjual air minum dalam galon untuk 1.850 kepala keluarga (KK)," sebut Putu.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Yusra mengatakan, keberadaan AMMDes bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, terutama di bidang pertanian dan kesehatan. "Sembilan desa di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak mengalokasikan dana desa untuk pelayanan publik bidang kesehatan dan pencegahan stunting melalui AMMDes pengumpan ambulans," ujarnya.

Soal kendaraan pedesaan, Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reiza Treistanto memnyebut, proses produksi AMMDes KMWI melibatkan 63 vendor lokal yang 50% merupakan Industri Kecil Menengah (IKM). Selain itu, sebanyak 70% komponen dipenuhi secara lokal.

"AMMDes memiliki daya jelajah yang tinggi di berbagai medan serta dimensi yang kompak dan bobot ringan. Dengan satu liter solar, AMMDes ini mampu menempuh jarak 20 km dengan kondisi jalan yang mixed," ungkap Rieza.

Saat ini, KMWI sudah memproduksi ambulance feeder Mark IV dengan berbagai fasilitas medis dan teknis seperti tabung oksigen, boks bayi, sirene, winch, dan lainnya. KMWI juga melakukan pelatihan operator AMMDes serta pelatihan medis untuk mendukung pemanfaatannya di lapangan.

"Ambulance feeder Mark IV ini merupakan hasil penyempurnaan dari tahapan monitoring, evaluation, learning, and adaptable (MELA) yang melibatkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan serta spesialis anak. Kami juga rutin berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Lebak dalam menjangkau fasilitas kesehatan," jelasnya.



Simak Video "Review Yaris 2020, Senjata Toyota Lawan Honda Jazz"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com