Sabtu, 18 Jul 2020 10:56 WIB

Top! Rantis Maung Buka Peluang Dijual ke Luar Negeri

M Luthfi Andika - detikOto
kendaraan rantis 4x4 besutan PT Pindad (Persero) sudah dijajal dan dipesan 500 unit oleh Menteri Pertahanan Prabowo. Tak hanya itu, Pindad juga memberikan opsi jika Maung ini juga akan dibuat varian sipil dan dilepas ke masyarakat. Rantis Maung membuka peluang untuk dieskpor (Agung Pambudhy/detik.com)
Jakarta -

Rantis Maung menjadi sorotan masyarakat Indonesia terlebih mobil produksi PT Pindad (Persero) ini tidak besar kemungkinan akan diproduksi massal. Jika ada permintaan dari negara lain, PT Pindad (Persero) siap memenuhinya.

Seperti yang disampaikan VP Inovasi PT Pindad , Windhu Paramarta, kepada detikOto, di Bandung Jawa Barat.

"Untuk pasar ekspor tentu saja sebagai industri militer Pindad punya pasar ekspor. Kalau meng-ekspor untuk kendaraan sipil (kendaraan komesil) itu bisa lebih mudah," kata Windhu.

"Karena untuk bisa ekpor kendaraan militer harus mendapat izin Kemenhan. Kalau kendaraan sipil (kendaran komersil) akan lebih mudah karena seperti menjual mobil biasa. Meski harus ada izin laik jalan dan lain-lain. Artinya kalau ada pasarnya kita bisa saja (melakukan ekspor)," Windhu menambahkan.

Soal harga jual, Windhu menjelaskan Maung akan dibanderol mulai Rp 600 juta. "Berapa harga yang akan dijual? Ini tergantung spesifikasi dan tidak jauh dari pasar militernya. Kami akan jual mulai Rp 600 juta," kata Windhu.

kendaraan rantis 4x4 besutan PT Pindad (Persero) sudah dijajal dan dipesan 500 unit oleh Menteri Pertahanan Prabowo. Tak hanya itu, Pindad juga memberikan opsi jika Maung ini juga akan dibuat varian sipil dan dilepas ke masyarakat.kendaraan rantis 4x4 besutan PT Pindad (Persero) sudah dijajal dan dipesan 500 unit oleh Menteri Pertahanan Prabowo. Tak hanya itu, Pindad juga memberikan opsi jika Maung ini juga akan dibuat varian sipil dan dilepas ke masyarakat. Foto: Agung Pambudhy/detik.com

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, pihak Pindad mempresentasikan kelebihan Maung. Pengujian awal dilakukan di medan datar, on road yaitu jalan aspal dan paving. Maung diklaim mampu bergerak taktis dengan memperhatikan aspek kenyamanan. Pengujian pada medan datar meliputi beberapa indikator, yaitu kecepatan, percepatan, manuver putar, manuver angka 8, pengereman dan aspek keamanan.

Maung juga bisa dilepas bagian pintunya kurang dari lima menit. Dengan dilepasnya pintu tersebut, Maung dapat menjadi kendaraan tanpa pintu dalam waktu singkat. Pemasangan kembalinya pun cepat.

Setelah pengujian di medan datar, Maung diuji di medan sulit atau off road. Jalur yang dilewati oleh Maung merupakan medan sulit, yaitu jalur berbatu kecil, lalu jalur berbatu besar, tanjakan curam, jalan berlumpur dan dataran licin hingga sungai dangkal. Karena ketangguhannya, Maung berhasil menaklukkan seluruh rintangan. Bahkan, Maung sengaja ditempatkan di jalur berlumpur dengan dominasi air untuk menguji kelincahan dan keandalan di medan sulit dan licin.

kendaraan rantis 4x4 besutan PT Pindad (Persero) sudah dijajal dan dipesan 500 unit oleh Menteri Pertahanan Prabowo. Tak hanya itu, Pindad juga memberikan opsi jika Maung ini juga akan dibuat varian sipil dan dilepas ke masyarakat.kendaraan rantis 4x4 besutan PT Pindad (Persero) sudah dijajal dan dipesan 500 unit oleh Menteri Pertahanan Prabowo. Tak hanya itu, Pindad juga memberikan opsi jika Maung ini juga akan dibuat varian sipil dan dilepas ke masyarakat. Foto: Agung Pambudhy/detik.com

Mobil Maung 4x4 buatan Pindad diklaim memiliki kelebihan utama yaitu menerjang medan sulit. Meski begitu, Maung bisa dikendarai di jalan aspal dan mampu digeber sampai kecepatan aman 120 km/jam. Mobil dengan transmisi manual 6 percepatan itu mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km. Maung dapat dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.



Simak Video "Jajal Langsung Maung Buatan Pindad"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com