Minggu, 23 Feb 2020 10:30 WIB

Postingan Foto Produksi Mesin Terakhir Panther Kok Dihapus?

Rizki Pratama - detikOto
Isuzu Panther Isuzu Panther yang dikabarkan bakal disuntik mati karena terbentur regulasi emisi Foto: pool
Jakarta -

Postingan foto yang diduga produksi mesin terakhir untuk mobil Isuzu Panther akhirnya dihapus. Sebelumnya sempat diunggah oleh Komunitas Panther Mania melalui akun instagramnya @panther_mania beberapa waktu lalu. Keputusan itu diambil sebab kabar tersebut belum dikonfirmasi kebenarannya.

"Menurut informasi dari pihak AI Panther masih di produksi & terkait dengan foto-foto yang beredar tersebut pihak AI sedang melakukan investigasi siapa-siapa karyawan tersebut," jawab akun instagram @panther_mania saat dihubungi detikcom melalui pesan langsung instagram, Sabtu (22/2/2020).

Panther Mania juga mengatakan bahwa foto yang sebelumnya diunggah telah dihapus atas permintaan Astra Isuzu.

"Di-take down atas permintaan pihak AI. Tapi tetep aja di medsos msh bnyak beredar," balas akun tersebut.

Sebelumnya Isuzu juga telah memberikan pernyataannya terkait informasi tersebut. Mobil yang bertarung di segmen Multi Purpose Vehicles bermesin diesel ini masih dijual sembari menanti penerapan standar emisi euro4 yang bakal berlaku sekitar 1 tahun lagi.

"Kita masih tunggu keputusan management sambil melihat arah kebijakan pemerintah mengenai standard euro 4," kata Marketing Communication Dept Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia Puti Annisa, kepada detikcom.

Annisa juga mengatakan kabar terakhir Isuzu Panther masih diproduksi, untuk memenuhi permintaan konsumen. Dalam situs resmi Astra Isuzu, Panther masih dijual di pasaran. Ada empat model Panther yang ditawarkan masyarakat Tanah Air. Keempat model itu adalah Panther Smart (LM), Panther LV, anther LS, dan Panther Grand Touring.

Panther paling murah dibanderol Rp 279,1 juta untuk model Smart (LM). Sementara varian LV harganya dipatok mulai Rp 286,4 juta. Beralih ke Panther LS, harga jualnya mencapai Rp 308,9 juta. Terakhir varian tertinggi Grand Touring dibanderol Rp 332,3 juta.

Namun kini Isuzu Panther diduga bakal mengakhiri perjalanan, dan besar kemungkinan hal ini karena keterkaitan aturan emisi. Terlebih saat ini Isuzu sudah memiliki pilihan MU-X yang lebih bersaing.

"Sementara itu semua product lsuzu, baik Panther, PU, MU-X, D-Max dan all Commercial Vehicle (CV) akan tetep dijual seperti biasa. Karena masih banyaknya permintaan customer terhadap product tersebut," kata Annisa.

"Info terakhir sih begitu," tambah Annisa.

Postingan Foto Produksi Mesin Terakhir Panther Kok Dihapus?


Simak Video "Mode Berkendara yang Bikin VW Tiguan Ungguli SUV Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com