Minggu, 09 Feb 2020 13:45 WIB

Perangi Virus Corona, Pabrik Mobil Wuling Produksi Masker

Ridwan Arifin - detikOto
WUHAN, CHINA - JANUARY 31:  (CHINA OUT) A man wears a protective mask as he ride a bicycle across the Yangtze River Bridge on January 31, 2020 in Wuhan, China.  World Health Organization (WHO) Director-General Tedros Adhanom Ghebreyesus said on January 30 that the novel coronavirus outbreak has become a Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).  (Photo by Stringer/Getty Images) Situasi jalan di China yang terkena dampak virus Corona Foto: Getty Images
Jakarta -

Peralatan medis pelindung makin dibutuhkan di tengah terus mewabahnya virus corona. Sejumlah pabrikan otomotif juga ikut memerangi virus yang telah menginfeksi puluhan ribu orang ini.

Mengutip laporan Reuters, Minggu (9/2/2020) perusahaan otomotif besar di China, SAIC-GM-Wuling Automobile ikut memproduksi masker kesehatan untuk mencegah wabah virus corona.

Dalam keterangan resminya, perusahaan patungan SAIC-GM-Wuling Automobile mengatakan bahwa 14 line produksinya di China akan memproduksi masker hingga akhir Februari. Perusahaan itu menargetkan bisa memproduksi 1,7 juta lembar masker per hari.

Kebutuhan masker di wilayah terdampak virus corona menjadi perhatian lebih, sebab kendati pabrik-pabrik industri alat kesehatan telah berkerja sepanjang waktu namun kebutuhan masker juga belum terpenuhi. Beberapa apotek juga telah memasang informasi bahwa ketersediaan masker sudah habis.

Seperti diketahui pasokan masker tersendat akibat merebaknya virus Corona di China. Pemerintah China sendiri telah meminta agar pabrik swasta untuk memproduksi masker dengan pemberian insentif.

Selain SAIC-GM-Wuling Automobile, produsen mobil lain yang ikut terlibat. Di antaranya adalah BYD dan Guangzhou Automobile Group.

Untuk diketahui, selain Hubei, provinsi berpenduduk lebih dari 50 juta jiwa yang menjadi pusat wabah virus corona, sejumlah provinsi lain dan kota-kota di China telah mewajibkan warganya memakai masker di tempat umum. Ini termasuk Guangdong -- provinsi paling padat penduduknya di China -- plus Sichuan, Jiangxi, Liaoning dan kota Nanjing, yang jika digabungkan berjumlah lebih dari 300 juta jiwa penduduk.



Simak Video "Kasus WNI Positif Corona Kini Mencapai 309"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com