Jumat, 13 Des 2019 14:53 WIB

Recall Toyota Rush Tak Selesai Hingga Akhir Tahun, Ini Sebabnya

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Toyota Rush/Toyota
Jakarta - Toyota Astra Motor (TAM) memastikan proses recall Rush terkait kerusakan kantong udara (airbag) yang diumumkan pada Juli lalu terus berlangsung. Info terakhir, TAM mengklaim proses perbaikan mobil konsumen sudah mencapai 72 persen.

"Recall sekitar (info terakhir) seminggu yang lalu, sudah sampai 72 persen. Kan 60 ribu totalnya jadi sudah lebih dari 40 ribuan, hampir 45 ribu," tutur Direktur Pemasaran PT. TAM Anton Jimmi Suwandy di Jakarta, Kamis (12/12/2019).


Menurut Anton tingkat penyelesaian hingga memakan waktu satu semester dengan capaian 72 persen tergolong sangat baik. Respons masyarakat disebut sangat cepat dan aktif.


"Melihat dari jumlah waktu ya itu kan kita info di bulan Juli Agustus cukup cepat dibandingkan recall-recall yang lain," kata Anton.

"Relatif (mobil) masih baru, tangan pertama, konsumen juga sudah lebih aware," sambungnya.


Konsumen Toyota Rush juga digunakan sebagai mobil dinas

Masalah airbag bisa mengembang dalam kondisi tertentu karena program komputer pada ECU tidak sesuai. Anton menyebut, target penyelesaian di akhir tahun 2019 terkait recall tersebut tidak tercapai.


"Rasanya nggak bisa kelar tahun ini, karena tinggal beberapa minggu lagi ya," ujar Anton.

"Mudah-mudahan tahun depan selesai, penggunaannya (sisa yang belum recall) kebanyakan dipakai perusahaan-perusahaan digunakan terus mobilnya, karena perlu waktu saat di bengkel," ungkap Anton. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com