Senin, 09 Des 2019 17:56 WIB

Gencar Jemput Bola, Pembayaran Pajak Meningkat Rp 10 miliar

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) giat mengejar para penunda pajak kendaraan mewah. Dampak dari kegiatan ini pun berimbas pada peningkatan pendapatan daerah.

Tidak hanya mobil mewah, ternyata efek lain dari razia door to door (pintu ke pintu) ini juga memicu pemilik kendaraan lain untuk membayar pajak kendaraannya.



"Berkat door to door ini diberitakan banyak yang belum bayar jadi ke Samsat untuk bayar pajaknya," ujar Kepala Unit PKB dan BBN-KB Jakarta Pusat, Manarsar Simbolon di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Nilainya pun cukup besar. Biasanya setiap hari ada Rp 35 miliar pajak yang masuk kas. Sejak kegiatan door to door digaungkan, klaimnya terjadi peningkatan sebesar Rp 10 miliar menjadi Rp 45 miliar.

Gencar Jemput Bola, Pembayaran Pajak Meningkat Rp 10 miliar



Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com