Selasa, 19 Nov 2019 13:24 WIB

Masih Ada Barcode di Mobil? Tenang Tak Bikin Mobil Gampang Dicuri

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Barcode di kaca belakang mobil Toyota Foto: Dadan Kuswaraharja Barcode di kaca belakang mobil Toyota Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Kalau mobil baru datang dari pabrik biasanya ada barcode di bodi mobil. Entah di kaca, dasbor atau bagian lainnya. Namun ada pengguna mobil yang khawatir kalau barcode itu bisa jadi jalan masuk buat maling untuk membobol mobil.

Namun hal ini ditepis oleh Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra.

"Barcode itu alat untuk bantu proses produksi saja supaya ketahuan sampai mana prosesnya. Kalau mobil ini sudah ditempelin barcode ketahuan, oh mobil ini sudah keluar (line produksi), supaya ada VIN, tinggal scan masuk nomor rangka, warna segala macam," ujarnya.



"Nggak ada hubungannya kalau ada yang ngutak-ngatik. Dibuang saja nggak apa-apa," ujarnya.

Di stiker barcode itu secara kasat mata memang kita bisa melihat nomor rangka dan tipe mesin yang digunakan. Sebelumnya Direktur Pemasaran PT Toyota Astra-Motor Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa kode itu hanya dapat diakses oleh produsen mobil yang memiliki otoritas. Sedangkan setelah mobil dimiliki konsumen sebenarnya tidak masalah jika stiker itu dicopot karena pemilik juga tidak memiliki akses untuk data di dalam kode tersebut.

"Itu buat logistik aja jadi mempermudah di setiap post. Itu kan logistik kita mulai dari pabrik hand over ke kita kemudian dari itu akan dikirim ke wilayah, di wilayah akan dikirim lagi ke cabang untuk mudah mengenali itu ya lewat barcode," ujarnya.



Simak Video "Wajah Anyar Honda BeAT, Punya Desain dan Fitur Kekinian"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com