Selasa, 19 Nov 2019 07:09 WIB

Mobil Listrik Hadir, Bisnis Bengkel Bakal Gulung Tikar?

Ridwan Arifin - detikOto
Bengkel mobil. Foto: Mitsubishi Bengkel mobil. Foto: Mitsubishi
Jakarta - Bisnis layanan aftersales dari servis hingga penyediaan sparepart menjadi salah satu lumbung pundi keuntungan di dunia otomotif. Namun, mobil listrik diketahui memiliki keunggulan minim perawatan berkala.

Seiring mendekatnya era kendaraan ramah lingkungan, muncul persepsi bahwa bisnis aftersales berada di ujung tanduk. Mengingat mobil listrik tak butuh perawatan berkala, apakah bisnis perawatan mobil masih tetap hidup?



Head of 3S Network Development PT MMKSI Setia Haryadi bisnis bengkel tetap eksis, sebab kebutuhan mobil konvensional hingga beberapa tahun ke depan tidak bisa dihilangkan seperti membalikkan tangan.

"Bisnis aftersales masih akan bertahan, karena listrik full itu masih lama. Belum akan gulung tikar," ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).



"Sekarang masih 60 persen penjualan, 40 persen aftersales. Untuk Mitsubishi seperti itu, tapi untuk pemimpin pasar mungkin posisinya sudah terbalik banyakan aftersales," ungkap dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Muncul Pertama di Indonesia, Xpander Cross Tampilkan Tiga Varian"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com