Minggu, 17 Nov 2019 13:57 WIB

Harga Mobil Sedan Bisa Lebih Murah 2 Tahun Lagi?

Rizki Pratama - detikOto
Mobil sedan Toyota Corolla Altis Foto: Pool (Toyota) Mobil sedan Toyota Corolla Altis Foto: Pool (Toyota)
Surabaya - Skema pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang baru memunculkan harapan pabrikan yang menjual mobil sedan untuk bangkit kembali di Indonesia. Melalui PPnBM yang berlaku tahun 2021 tersebut nilai jual sedan dapat bersaing dengan model-model lainnya di Indonesia.

Segmen mobil sedan diprediksi akan laris lagi, namun Toyota melihat perkembangannya tidak akan spontan. Setidaknya sejak skema barang mewah baru diterapkan, pasar sedan perlahan akan terus tumbuh lagi.


"Dulu kan nggak ada yang lirik sedan, sedan itu mahal. Jadi pada saat sedan harganya sama dengan non sedan bisa jadi. Tidak dalam waktu yang cepat bisa juga, beberapa segmen pindah ke sedan lagi jadi harus kita perhatikan baik-baik," ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy saat dijumpai di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019).

Bahkan untuk sedan yang bertenaga listrik Anton menjelaskan banderolnya bisa turun lebih jauh lagi jika dibandingkan dengan harganya saat ini. Pasalnya selain aturan barang mewah, tahun 2021 juga akan diterapkan skema pajak tidak lagi berdasarkan dimensi kendaraan, namun ditentukan oleh emisi yang bisa menguntungkan mobil bertenaga listrik.


"Karena co2 sedan jadi sama dengan non sedan. Camry kan sekarang 40 persen (pajak) jadi sama dengan yang lain turun 20 persen trus hybrid turun lagi 5 persen jadi turunya cukup dalem. Kita belum hitung detail, rasanya harga absolut juga akan turun untuk sedan," jelas Anton.

Selain sedan, Toyota tentu tak lupa pula terus melakukan penetrasi mobil listrik ke segmen yang lebih bawah lagi. Tentunya untuk melabeli harga mobil listrik lebih murah langkah produksi dalam negeri menjadi rencana utama.

"Mobil hybrid harganya (dulu) Rp 700-800 jutaan sekarang udah turun ke Rp 500 juta-an (Toyota C-HR). Untuk menurunkan hybrid lebih murah lagi ke harga Rp 300 juta-an memang pilihan pertama adalah produksi lokal dan itu sudah permintaan dari pemerintah," tukasnya.

Simak Video "Ngevlog Otomotif Ala Motomobi Bareng Toyota Rush"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com