Apotek Senopati Berada di Posisi 'Tusuk Sate', Perlu Pengamanan Khusus?

Apotek Senopati Berada di Posisi 'Tusuk Sate', Perlu Pengamanan Khusus?

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 29 Okt 2019 13:58 WIB
Apotek Senopati Berada di Posisi Tusuk Sate, Perlu Pengamanan Khusus?
Foto: Apotek Senopati ditabrak mobil (Wildan/detikcom)
Jakarta - Kecelakaan yang memakan korban terjadi di depan Apotek Senopati, mobil yang dikemudikan seorang mahasiswi hilang kendali hingga menabrak apotek yang menyebabkan nyawa seorang satpam melayang.

Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu wilayah kejadian perkara tepat di tengah jalur pertigaan atau tusuk sate

"Melihat Apotek Senopati dari tahun 1970 an sudah beberapa kali mengalami kecelakaan, dan itu (apotek Senopati) selalu menjadi korban, karena itu merupakan jalan tusuk sate," kata Jusri kepada detikcom, Senin (28/10/2019).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Senada dengan Jusri, dalam keterangan saksi Asep, seorang Satpam mengatakan kecelakaan di Jalan Senopati Raya serupa bukanlah yang pertama kali terjadi.

"Ini mah bukan sekali dua kali. Sering ini. Berapa kali ya. Sekitar sudah kelima kalinya (kecelakaan)," kata seorang satpam bernama Asep di Apotek Senopati, Jalan Senopati Raya, Jakarta Selatan, Minggu (27/10/2019).

Kendati demikian Jusri menjelaskan faktor lingkungan merupakan bukan sumber dari kecelakaan. Penyebab utamanya adalah dari manusia, atau pengemudi itu sendiri.



"Kalau bicara kecelakaan penyebabnya ada dua, faktor utamanya lebih kepada manusia, yaitu kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pengemudi," jelas Jusri.

"Yang lain karena lingkungan seperti jalan jelek, cuaca itu bukan penyebab langsung, itu penyebab tidak langsung jadi tidak bisa disalahkan," sambung Jusri.

"Bila melihat dari metode SCAT (Systematic Cause Analysis Technique) dalam investigasi, penyebab langsung adalah manusia

"Kita lihat kejadian ittu kan dini hari kalau kita melakukan satu aktivitas fisik saat dini hari itu adalah jam waktu tidur sesuai dengan jam biologis tubuh manusia.

Seseorang yang melakukan kegiatan fisik, apalagi menyangkut kegiatan multitasking dalam hal ini adalah mengemudi, berkendara motor itu adalah multitasking," terang Jusri.


Lantas bila kejadian tersebut kecelakaan berulang kali karena posisi bangunan seperti tusuk sate. Perlu kah pengamanan khusus?

"Saya rasa lalu lintas di situ cukup aman tinggal pemilik apotek harus memasang barrier untuk mengurangi korban manusia ketika terjadi kesalahan pengemudi di jalan raya," kata Jusri. (riar/lth)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads