Rabu, 16 Okt 2019 18:40 WIB

TransJakarta Lebih Ketat Seleksi Bus China Jadi Armadanya

Dina Rayanti - detikOto
Bus Zhongtong untuk armada TransJakarta. Foto: Agung Pambudhy Bus Zhongtong untuk armada TransJakarta. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - PT TransJakarta memiliki trauma untuk menggunakan bus merek China sebagai armadanya. Seperti diketahui, bus China merek Yutong dan Zhongtong sempat kedapatan terbakar padahal belum lama beroperasi pada 2014 dan 2015 silam. Untuk itu PT TransJakarta kini lebih berhati-hati ketika akan menggunakan bus China sebagai armadanya.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo menyebut pihaknya bakal memberikan perhatian ekstra terhadap bus China yang menjadi armada TransJakarta.


"Mekaniknya di-training, K3-nya di-training lebih kencang lagi terutama untuk pramudinya supaya bisa mengoperasikan sesuai dengan spek pabrikan yang dikeluarkan oleh busnya," jelas Nadia dalam tayangan video 20 detik.

Nadia pun membeberkan perusahaan China dan operatornya setidaknya harus bisa memenuhi beberapa syarat dari TransJakarta agar bisa mengoperasikan busnya di Tanah Air.

"Selektif harus memastikan standarnya sesuai, kalau bisa dia harus internasional level supaya kita aman. Yang kedua harus ada APM-nya di Jakarta, karena beda engine, beda pabrikan dia punya karakteristik yang berbeda-beda, mobil Eropa nggak semua merek sama satu dan lainnya begitu pun yang lainnya dari produsen di luar Eropa," terang Nadia.


"Memang harus ada APM-nya original suku cadang dan mekaniknya harus mengerti dan ada di sini jadi kita bisa alih transfer knowledge-nya ke mekanik kita jadi itu bisa berbarengan. Pasti akan sangat ketat seleksinya," pungkas Nadia.

[Gambas:Video 20detik]

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com