Rabu, 09 Okt 2019 12:28 WIB

Toyota, Nissan, Honda Sepi Pembeli di Korsel

Dina Rayanti - detikOto
Logo mobil Toyota Foto: Reuters Logo mobil Toyota Foto: Reuters
Seoul - Penjualan mobil-mobil Jepang di Negeri Ginseng Korea Selatan mengalami penurunan yang cukup drastis. Penurunan penjualan tersebut berdampak pada merek-merek ternama seperti Toyota, Honda, hingga Nissan.

Diberitakan BBC, Rabu (9/10/2019) penjualan Toyota bahkan turun hingga 62 persen pada bulan September. Hal serupa juga dialami Nissan dan Honda yang ikutan sepi pembeli. Padahal pada periode tersebut, penjualan mobil merek asing di Korsel tengah meningkat tapi tidak dengan merek Jepang.


Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea Selatan bahkan mencatat kenaikan penjualan mobil merek asing di Korea Selatan mencapai 17 persen.

Hubungan antara Korea Selatan dan Jepang memang sedang tidak harmonis terkait perang dagang antara keduanya. Pada Juli, Jepang memperketat ekspor ke Korsel. Hal itu memicu pemboikotan pada barang-barang Jepang yang dijual di Korsel, termasuk mobil.

Sehingga akibatnya para produsen mobil pun harus merasakan imbas dari pemboikotan tersebut.


"Kami menduga penurunan penjualan merupakan pengaruh dari hubungan antara Jepang dan Korea yang sedang memanas," ungkap juru bicara Toyota.

Penurunan penjualan pada mobil-mobil merek Jepang ini terlihat sejak bulan lalu. Dan merek-merek Jepang lain juga ikutan terkena dampaknya.

Simak Video "Calya Dipermak, Harga Naik Rp 2 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com