Rabu, 25 Sep 2019 18:20 WIB

Kandungan Lokal Indonesia Bikin Negara Lain Khawatir

Ridwan Arifin - detikOto
Pabrik mobil Wuling di Cikarang Foto: Dok. Wuling Motors Indonesia Pabrik mobil Wuling di Cikarang Foto: Dok. Wuling Motors Indonesia
Bekasi - Pemerintah Indonesia terus menggenjot pabrikan agar mau berinvestasi di dalam negeri. Tujuannya selain menciptakan iklim usaha yang positif juga menghidupkan kehidupan industri penyangga seperti komponen buatan lokal.

Total Kandungan Dalam Negeri (TKDN) menjadi salah satu tolak ukur dalam hal ini. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kemampuan Indonesia dalam hal memproduksi komponen buatan lokal sudah bisa bersaing di kancah internasional.



"Industri ini berbasis komponen lokal, nah komponen lokal ini yang berbagai negara khawatir dengan kemampuan Indonesia meningkatkan local content," ujarnya.

Airlangga melanjutkan dengan meningkatkan lokal konten turut serta meningkatkan daya saing di industri. "Karena dengan local content kita ketahui daya saing kita semakin kuat, karena seluruh industri di seluruh sektor otomotif ini ekosistemnya just in time, sehingga tentunya dengan semakin banyak lokal konten daya saing semakin tinggi," ujar Airlangga saat acara ekspor mobil Wuling ke 3 negara.

Airlangga melanjutkan dorongan TKDN merupakan satu cara agar industri otomotif di Tanah Air semakin berkibar. Pun demikian dengan target ekspor CBU yang mencapai 1 juta unit di tahun 2025.

"TKDN itu bukan hambatan malah itu menjadikan daya saing besar, karena industri ini membutuhkan sistem inventory yang just in time, dan dengan demikian ini memperkuat industri otomotif di kita, dan target ekspor di tahun ini 400 ribu dan target ekspor di tahun 2025 1 juta kendaraan bermotor," kata Airlangga.

Simak Video "Ridwan Hisjam Ngotot Jadi Caketum Golkar, Airlangga Santai"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com