Minggu, 22 Sep 2019 13:28 WIB

Nissan Jual Perusahaan Pemasok Suku Cadangnya

Rizki Pratama - detikOto
Nissan. Foto: Ari Saputra Nissan. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nissan sedang mencari pembeli dari anak perusahaannya, Nissan Trading yang bergerak sebagai distributor material dan komponen mobil. Perusahaan tersebut memiiki nilai sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun.

Kabar ini tidak terlalu mengejutkan mengingat Nissan tengah mengalami masalah bertubi-tubi sejak akhir tahun lalu Carlos Ghosn terjerat kasus penyelewangan keuangan Nissan.


Salah seorang sumber yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan Nissan telah menawarkan secara tertutup kepada beberapa pihak untuk membeli perusahaannya itu 100 persen. Pembelinya akan dipilih pada awal bulan Oktober ini.

Nissan Trading mampu menghasilkan USD 6 miliar pada tahun fiskal yang berakhir di bulan Maret. Hasil penjualan perusahaan ini diharapkan mampu mengembalikan kondisi bisnis global khususnya wilayah Amerika Serikat yang terus merosot.

Sebelumnya pada bulan Juli lalu Nissan juga telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 12.500 unit pegawainya. Pada saat itu pula terjadi banyak perombakan struktur manajerial internalnya.

Minggu lalu pun Hiroto Saikawa mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Nissan setelah direksi memintanya. Sementara itu COO, Yasuhiro Yamauchi menggantikan posisinya sementara.


Berbagai masalah internal di manajerial Nissan berakar dari penangkapan Carlos Ghosn pada November 2018. Hingga saat ini Ghosn masih menolak mengakui tuduhan yang dilayangkan padanya.

Nissan Trading didirikan pada tahun 1978 dan menjalankan bisnisnya di Korea Selatan, Mexico, India, Inggris, China, dan Amerika Serikat. Komposisi hasil perusahaan diisi oleh 37 persen dari komponen mobl dan 47 persen dari material.

Simak Video "Mobil-mobil Masa Depan Ala Nissan"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com