Kamis, 19 Sep 2019 09:25 WIB

Ingat! Muatan Truk Itu Tak Sebanyak yang Diiklankan

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi truk ODOL. Foto: Sudirman Wamad Ilustrasi truk ODOL. Foto: Sudirman Wamad
Jakarta - Pemerintah melakukan evaluasi pasca terjadi kecelakaan truk di tol Cipularang beberapa waktu yang lalu. Selain lebih memperketat pengawasan truk dengan kondisi ODOL (Over Load Over Dimension), pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga sudah melakukan pertemuan dengan Ageng Pemegang Merek (APM) untuk membahas hal itu.

"Sejauh ini kita sudah mendiskusikan masalah itu agar kecelakaan yang di tol Cipularang tidak terulang. Nah kemarin itu kita baru memanggil beberapa APM seperti Hino, Mitsubishi, Isuzu, kami himbau mereka supaya jangan lagi mereka memproduksi kendaraan yang over dimensi," kata Direktur Lalu Lintas Jalan Perhubungan Darat Kemenhub, Pandu Yunianto, kepada detikcom, Rabu (18/9/2019).


Menurut Pandu, salah satu poin pertemuan tersebut juga menghimbau kepada para APM kendaraan-kendaraan besar supaya jangan lagi mempromosikan truk-truk dengan jargon atau slogan-slogan 'bisa mengangkut banyak'.

"Kemarin juga kami sempat mengingatkan supaya tidak mengiklankan kendaraan-kendaraan yang over dimensi sebagai bahan pemasaran mereka. Itu kan banyak iklan truk yang over dimensi," lanjut Pandu.


Kemenhub juga menghimbau supaya APM turun langsung untuk memperhatikan truk-truk yang dijualnya, baik di lingkup diler maupun hingga ke industri-industri pembuatan bak truk (karoseri).

"Nanti tugas APM juga mengingatkan pada diler dan karoseri agar memproduksi truk sesuai ketentuan," kata Pandu.

Simak Video "Olah TKP Selesai, Lalin Tol Cipularang Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com