"Sebenarnya harga ini sudah kita consider yang sebaik-baiknya antara hybrid dan non-hybrid bagaimana supaya harganya affordable (terjangkau)," kata Direktur Pemasaran PT Toyota Astra-Motor Anton Jimmi di sela-sela peluncuran Corolla Altis, di Jakarta, Kamis (12/9/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang Perpres sudah keluar tapi di dalam Perpres belum dicantumkan dengan jelas mengenai peraturan apakah ada perubahan di insentif PPnBM dan lain-lain," tutur Anton.
Kendati demikian, ia tidak menutup kemungkinan bila turunan Perpres khususnya dari Kementerian Keuangan mengatur insentif pajak bisa lebih ramah, harga mobil bisa mengalami koreksi.
"Jujur kita juga berharap nanti pada saat peraturan keluar mengenai pajak dan lain-lain. Pada saat itu kita akan lebih jelas kapan waktunya dan kira-kira kriteria seperti apa yang akan bisa menikmati insentif dari pajak itu," jelas Anton.
(riar/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih