Minggu, 08 Sep 2019 18:25 WIB

Orang Indonesia Mampu Berdikari Bikin Mobil Listrik Sendiri

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Upaya menumbuhkan ketertarikan pada kendaraan listrik terus dilakukan baik dari sisi pemerintah hingga produsen kendaraan. Satu hal yang menjadi perhatian, Indonesia sebagai negara besar diharapkan bisa memulai kendaraan listrik tidak hanya menjadi pasar impor.

Hal ini turut disampaikan Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sri Setiawati usai menyambut peserta konvoi kendaraan listrik di Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TEK), Serpong, Tangerang, Sabtu (7/9/2019).


Kendati di awal masuk kendaraan listrik impor yang sudah jadi. Ia berharap tidak berhenti di situ, sebaiknya digunakan untuk penelitian dan menemukan inovasi baru.

"Kalau kita memulai kendaraan listrik kemudian dengan menemukan inovasi kan kita bisa berdiri di kaki kita sendiri. Kita harus ubah mindset kalau orang Indonesia mampu. Tetapi harus digunakan teknologi itu. Nah para peneliti itu tertantang untuk mengembangkan teknologi," ujar Sri.

Lebih lanjut ia berpendapat kendaraan listrik saat ini merupakan solusi alternatif dari kepungan polusi di Indonesia. Namun masyarakat masih diperlukan dorongan agar tertarik menggunakan kendaraan listrik.


"Syarat ekonomi hijau adalah inovasi hijau yg irit atau hemat misalnya dari kendaraan listrik. Artinya kita coba mengurangi emisi, mengurangi polusi di Indonesia. Ini tantangan besar, kendaraan listrik bisa mengurangi polusi," kata Sri.

Simak Video "Budi Karya Hingga Luhut Konvoi Motor Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com