Jumat, 23 Agu 2019 10:18 WIB

Mobil Dinas Jokowi Sudah Sering Rusak, Elektriknya Suka Ngaco

Ray Jordan - detikOto
Mobil dinas kepresidenan. Foto: Ari Saputra Mobil dinas kepresidenan. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Presiden Joko Widodo bakal menunggangi mobil baru pada masa jabatan 2019-2024. Mobil dinas Jokowi yang saat ini digunakan yakni Mercedes-Benz S600 Guard dinilai sudah tak layak untuk menjadi kendaraan dinas presiden lantaran sering mengalami kerusakan.

Mobil yang ditunggangi Jokowi memang warisan dari presiden sebelumnya Susilo Bambang Yudhoyono. Mobil ini sudah menemani para presiden selama kurun waktu 10 tahun.


"Sudah wajarlah mobil sudah lebih dari 10 tahun. Umur elektronik dan suku cadangnya sudah tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Heru menuturkan, kerusakan yang ada di dalam mobil Jokowi cukup parah, apalagi untuk sekelas kendaraan dinas presiden sehingga harus segera diganti.

"Ya kan berkali-kali, power windownya nggak jalan, elektriknya nggak jalan, lantas pernah semua sound sistem di dalam mobil bunyi. Radio semua bunyi kan nggak nyaman, kira-kira begitu. Kalau mau dimatikan, harus dimatikan dulu kan. Kira-kira seperti itu," ungkap Heru.

"Dan pernah ada indikator, kalau mobil modern kan, warna kuning merah, semua indikator hidup. Ya kan berarti nggak boleh dipakai," jelasnya lagi.


Pemerintah memang diketahui telah mengadakan lelang untuk pengadaan kendaraan dinas Jokowi. Ada dua mobil Jerman yang menjadi kandidat sebagai kendaraan dinas presiden selanjutnya yakni BMW Seri 7 Security Vehicle F02 dan juga Mercedes-Benz S-Class.

Namun hingga saat ini belum diketahui pasti mobil Jerman apa yang akan menjadi tunggangan Jokowi selanjutnya.

Simak Video "Mengintip Mobil Dinas Presiden Sukarno, Buick Super Sedan 1949"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com