Minggu, 18 Agu 2019 12:54 WIB

Mobil Listrik Diuji Tabrak, Aman Nggak Ya?

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Dok. IIHS Foto: Dok. IIHS
Jakarta - Mobil listrik merupakan teknologi yang sedang digencarkan berbagai pihak di seluruh dunia karena lebih ramah lingkungan. Sebagai mobil angkutan penumpang, mobil listrik harus aman dalam melindungi penghuninya.

Untuk masalah uji tabrak mobil listrik, Audi e-tron bisa membanggakan diri di antara pemain mobil listrik seperti Tesla bahkan Jaguar i-Pace. Alasannya dua mobil terakhir yang disebut di atas belum melalui proses uji tabrak di regional pasarnya.

Padahal mobil-mobil listrik Tesla telah memegang pangsa besar mobil listrik sedangkan Jaguar i-Pace menjadi mobil terbaik dunia.



Uji tabrak Audi e-Tron dilakukan oleh Insurance Institute of Highway Safety (IIHS) dan lulus dengan predikat Top Safety Pick + Award. Secara tidak langsung hal tersebut menempatkan Audi di posisi teratas di kelasnya sebagai mobil full electric pertama yang mendapatkan peringkat tertinggi dari IIHS.

Berdasarkan laporan IIHS, Audi e-Tron mendapatkan nilai tertinggi di berbagai aspek.

[Gambas:Youtube]



Dalam pengujian, sistem Audi dapat menghindari tabrakan untuk pengujian dalam kecepatan 40 km/jam dan mengurangi dampak kecepatannya dengan rata-rata 17 km/jam dalam pengujian berhenti darurat 19 km/jam.

Hasil itu didapat dengan Audi pre sense standar di bagian depan. Sensor tersebut menggunakan kamera yang dipasang di depan untuk mendeteksi kapan mulai menginjak pengereman. Pre sense juga membantu mempersiapkan kendaraan untuk tabrakan dengan menutup sebagian jendela samping dan sunroof sambil melakukan pra-pengencangan sabuk pengaman depan.



Tubuh dan strukturnya rangka mobil ini juga mengagumkan. Sayangnya tidak ada keterangan tentang kondisi baterai selama pengujian. Tapi dari hasil pengujian mobil tak meledak atau terbakar seperti yang dikhawatirkan kebanyakan orang tentang mobil listrik.

Untuk mobil ini baterai disimpan dalam struktur sarang lebah terpisah dengan komponen lainnya. Baterai 95 kWh juga berada di antara tutup pelindung dengan sistem pendingin yang bekerja di bawahnya.

Hasil baik juga dibuktikan melalui dampak yang dialami oleh penumpang. Dengan demikian risiko penumpang terhadap organ vital saat terjadi kecelakaan dapat diminimalisir.

Simak Video "Grab Masih Pertimbangkan Mitranya Gunakan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com