Rabu, 14 Agu 2019 17:29 WIB

Kalau TKDN Tak Lebih dari 80%, Esemka Bisa Kalah dengan LCGC

Dina Rayanti - detikOto
Setir Esemka. Foto: Ridwan Arifin Setir Esemka. Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Sebagai pendatang baru yang memproduksi dan menggunakan banyak komponen dalam negeri, Esemka justru enggan disebut sebagai mobil nasional. Diakui PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), mobil Esemka memang tak sepenuhnya dibangun menggunakan komponen buatan dalam negeri.

Komponen Esemka buatan dalam negeriKomponen Esemka buatan dalam negeri Foto: Ridwan Arifin


Meski begitu Esemka masih akan terus berusaha agar penggunaan komponen dalam mobilnya bisa sepenuhnya di suplai oleh industri lokal.


Setidaknya Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) berharap mobil Esemka bisa menyamai mobil-mobil Jepang dalam penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

"Setinggi-tingginya untuk existing brand yang sudah sekian tahun komponen baru 85 persen, mimpi kita mendekati itu. Tapi mudah-mudahan secara signifikan bisa ter-collect poin to poin untuk mendapatkan signifikan. Kita berusaha bagaimana produksi dalam negeri menjadi sumbangsih ekonomi," jelas Eddy.

Komponen Esemka buatan dalam negeriKomponen Esemka buatan dalam negeri Foto: Ridwan Arifin


Seperti diketahui deretan mobil merek Jepang yang diproduksi di Indonesia memiliki kandungan lokal hingga 90 persen. Mengambil contoh mobil-mobil yang masuk dalam segmen Low Cost Green Car (LCGC) kebanyakan penggunaan komponen buatan lokal melebihi 80 persen.


Namun perlu dicatat, mobil-mobil di segmen LCGC memang harus memenuhi persyaratan TKDN sebesar 80% persen secara bertahap agar tidak dikenakan PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah). Itu sesuai dengan Permenperin No. 33 tahun 2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau.

Komponen Esemka buatan dalam negeriKomponen Esemka buatan dalam negeri Foto: Ridwan Arifin


"Ayla-Agya 92 persen, Sigra-Calya 92 persen," ungkap Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra beberapa waktu lalu.

Di luar segmen LCGC, Daihatsu juga mengaku dua model populer lainnya seperti Xenia dan juga Terios telah memiliki kandungan lokal lebih dari 80 persen.

Simak Video "Bima, Mobil Pertama Esemka Diluncurkan!"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com