Modifikasi Mobil Bensin Jadi Listrik Tidak Ekonomis

Modifikasi Mobil Bensin Jadi Listrik Tidak Ekonomis

Rizki Pratama - detikOto
Selasa, 30 Jul 2019 12:40 WIB
Modifikasi Mobil Bensin Jadi Listrik Tidak Ekonomis
Toyota Prius Foto: Toyota
Jakarta - Modifikasi tidak selalu ditujukan untuk penampilan saja. Di Amerika sendiri modifikasi juga dilakukan untuk mengubah mobil berbahan bakar bensin menjadi mobil listrik.

Sayangnya modifikasi tersebut sudah dipastikan tidak mungkin diterapkan. Pertama karena larangan modifikasi dari pemerintah. Kedua modifikasi tersebut dinilai tidak ekonomis bagi konsumen.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut ditegaskan oleh Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, Franciscus Soerjopranoto. Menurutnya memang bisa saja mobil diubah penggeraknya menjadi mobil listrik namun tidaklah menguntungkan dompet.

"Modfikasi bisa saja, teknologinya itu ada tinggal diubah penggeraknya jadi listrik. Tapi untuk apa, toh brand-brand ke depannya mengeluarkan mobil baru EV dengan fitur-fitur yang lebih canggih daripada mobil lama," ujar pria yang disapa Suryo ini.

Toyota Prius PHVToyota Prius PHV Foto: Dadan Kuswaraharja


Jika anda bersikeras pun urusan modifikasi kendaraan listrik akan lebih panjang lagi. Sesuai aturannya di Indonesia, kendaraan yang telah mengalami perombakan di luar spesifikasi pabrikan harus melakukan uji tipe kembali.



"Peraturan yang ada elektrifikasi harus uji tipe kembali. Ada syarat merubah spek dari ICE (Internal Combustion Engine) ke EV (Electric Vehicle), harus mendapat rekomendasi dari APM-nya. Memang juklak modifikasi belum ada," papar Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Kementrian Perhubungan, Dewanto Purnachandra.

Uji tipe pun diketahui akan memerlukan waktu yang lebih lama serta ada biaya yang perlu dikeluarkan. Dengan segala keterbatasan tersebut tentu akan sangat mustahil di Indonesia melakukan modifikasi mobil bensin ke listrik.


(rip/lth)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads