Demikian data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia yang diterima detikcom dari PT Astra International Tbk, Selasa (18/7/2019). Namun dibanding tahun lalu penjualan Juni malah lebih baik karena di bulan Juni 2018 penjualan mobil hanya mencapai 58.842 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pasca Lebaran Bisnis Mobil Bekas Lesu |
Produsen menargetkan tahun ini bisa menjual 1 juta mobil di Indonesia, dengan capaian paruh pertama yang kurang dari 500.000 maka akan cukup menyulitkan produsen. Pameran GIIAS 2019 yang akan diadakan beberapa hari lagi akan dimaksimalkan produsen mobil untuk menyedot angka pemesanan kendaraan.
Paruh pertama tahun 2019 memang memiliki banyak faktor yang menurunkan angka penjualan. Seperti proses pemilihan umum dan banyaknya hari libur di bulan Juni. Beberapa Agen Pemegang Merek mengakui bahwa momen Pilpres 2019 telah menahan nafsu konsumen dalam membeli kendaraan.
Bukan berarti konsumen tersebut tidak jadi membeli kendaraannya. Seperti yang banyak disampaikan, konsumen Indonesia menunggu dan momen Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 diyakini jadi saat untuk mengesahkan transaksi.
"Kalau kita lihat Januari sampai dengan Juni kurang lebih 40-45 persen, kita harap di GIIAS ini dengan bunga 0 persen ini mengambil market orang yang menunda pembelian dan direalisasikan pembeliannya di semester dua ini khususnya di GIIAS," papar Chief Marketing Officer Astra Credit Companies, Tan Chian Hok.
Selain itu pameran otomotif memang dikenal juga sebagai tempat produk-produk menawarkan promo menarik. Project Director GIIAS Astra Financial 2019, Gunawan Salim mengatakan masih banyak konsumen Indonesia yang menunggu-nunggu ajang ini untuk menyepakati pembelian kendaraan.
"Kebanyakan orang di GIIAS itu kita sama-sama tahu nunggu GIIAS siapa tau dapat promo khusus. Biasanya GIIAS itu naik jualannya. Jadi orang nunda pembelian sebentar nah di GIIAS lah kita tawarkan program yang menarik siapa tahu tumbuh untuk tutup (kekurangan semester satu). Tahun ini karena melihat industri otomotif seperti ini kita akan konstan tiga kota kita capai Rp 1 triliun pendanaan dengan target 5.000 aplikasi," tutup Gunawan.
(rip/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Tanggapan TransJakarta soal Emak-emak Ngamuk Nggak Dikasih Duduk
Biaya Perpanjang SIM Mati tanpa Bikin Baru